7 Unsur-Unsur Budaya di Indonesia

Berbagai  peristiwa  dalam  usaha  pembentukan  Negara  Kesatuan  Republik  Indonesia yang merdeka dan berdaulat telah menunjukkan arti pentingnya persatuan dan kesatuan. Bangsa Indonesia dibangun di atas keragaman dan perbedaan. Ras, suku, golongan, agama dan budaya yang hidup beriringan manjadikan Indonesia  bangsa yang besar. Perbedaan merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang perlu dijaga. Satu di antara perbedaan yang dimiliki bangsa Indonesia adalah suku bangsa dan budaya. Sebagai bangsa yang terdiri atas beraneka ragam suku bangsa, kita harus bangga karena suku-suku yang ada mempunyai budaya yang beragam. Keragaman tersebut terlihat jelas dalam unsur-unsurnya. 

Unsur-Unsur Budaya

Di Indonesia, diakui adanya enam agama resmi, yaitu Hindu, Buddha, Islam, Katolik, Kristen, dan Konghucu.

1.  Religi/Kepercayaan 

Di Indonesia, diakui adanya enam agama resmi, yaitu Hindu, Buddha, Islam, Katolik, Kristen, dan Konghucu. Semuanya dapat  mengembangkan  sikap   tolerensi dan kerukunan. 

2.  Mata Pencaharian 

Keragaman alam di Indonesia menyebabkan mata pencaharian masyarakatnya juga beragam. Sebagian penduduk Indonesia menjadi petani karena memang tanahnya subur. Sementara itu, orang-orang yang tinggal di tepi sungai atau pantai   mengandalkan perikanan sebagai mata pencahariannya. Lalu, ada   pula yang menjadi pedagang, peternak, pekerja jasa, atau mata pencaharian lainnya. 

3. Teknologi dan Peralatan

Teknologi berkaitan dengan   kepandaian dan keterampilan orang dalam membuat atau melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan hidup. Teknologi bermula dari bentuk yang sangat sederhana, lalu berkembang terus sesuai dengan   perkembangan dan kemajuan zaman. Selain itu, kebutuhan manusia mulai beragam. Teknologi yang sudah ada sejak zaman dulu hingga sekarang seperti teknologi dan peralatan senjata, wadah, alat angkut, tempat berlindung (rumah), alat pembuat makanan dan minuman, serta pakaian dan perhiasan. 

4. Kesenian 

Hampir semua suku bangsa di Indonesia memiliki kesenian yang   menjadi ciri khasnya. Kesenian dapat dikelompokan menjadi dua macam. 

a. Kesenian  yang  dapat  dinikmati  oleh  mata, misalnya seni patung, seni ukir, seni lukis, seni rias, seni tari, seni pedalangan (wayang), dan seni olahraga. 

b. Kesenian  yang  dapat  dinikmati  oleh  telinga, misalnya seni musik dan seni sastra. Setiap suku di Indonesia juga memiliki lagu daerah, alat musik, dan berbagai keseniannya sendiri-sendiri. 

5. Pengetahuan 

Berbagai suku bangsa di Indonesia telah memiliki pengetahuan yang tinggi. Pengetahuan itu telah mereka terapkan untuk mengatasi   kesulitan-kesulitan hidup.   Pengetahuan itu antara lain tentang alam sekitar, flora fauna, bahanbahan mentah, benda-benda  di  lingkungan alam, tubuh manusia, sifat dan kelakuan manusia, serta pengetahuannya tentang ruang dan waktu. Misalnya, pengetahuan tentang berbagai jenis tanaman dan ramuan obat tradisonal, pengetahuan menentukan arah orang Dayak sehingga tidak tersesat di hutan belantara, dan pengetahuan menentukan arah para pelaut tradisional kita ketika mengarungi samudra dengan kapal  pinisinya sehingga bangsa kita dikenal sebagai bangsa bahari. 

6. Sistem Kemasyarakatan 

Sistem kemasyarakatan adalah pola  hidup  yang menjadi kebiasaan dan dianut serta telah menjadi kebiasaan suatu masyarakat. Ada    sistem perkawinan, sistem   kekerabatan, dan sistem berperilaku dalam masyarakat. Contohnya, sistem marga pada suku Batak dan sistem trah pada suku Jawa. Kedua contoh ini merupakan    sistem kekerabatan suku-suku tersebut. 

7. Bahasa 

Setiap suku bangsa mempunyai alat komunikasi sendiri-sendiri yang terkadang hanya dimengerti dan  dipakai  oleh  suku  itu  sendiri. Itulah   yang dinamakan dialek. Lalu, bagaimana suku-suku di Indonesia    bisa berkomunikasi dengan suku yang lain? Beruntunglah kita memiliki bahasa   Indonesia yang telah ditetapkan  sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan. Tentu kamu ingat bukan salah satu ikrar Sumpah Pemuda 1928.

Keragaman unsur budaya  tersebut lahir karena adanya berbagai faktor. Faktor itu seperti faktor biologis (keturunan, ras, suku), geografis (keadaan alam), dan historis (sejarah/ masa  lampau),  serta  keterbukaan  terhadap pihak luar.

Ayo Mengamati

Cari tahu dengan mengamati unsur-unsur budaya yang ada di sekitar tempat tinggalmu. Jika kamu mengalami kesulitan, baca kembali uraian tentang   unsur-unsur budaya di atas. Kemudian, tuliskan nama-nama bagian dari kebudayaan pada suku yang kamu kenal.

No

Unsur Budaya

Nama

Keterangan

1.

Kesenian

Kethoprak

Seni pertunjukan suku Jawa berupa drama tradisional

2.

Religi

Hindu, Buddha,

Islam, Kristen,

Katolik, Protestan,

& Konghucu.

Agama di Indonesia memegang peranan penting dalam kehidupan
masyarakat. Hal ini dinyatakan dalam ideologi bangsa Indonesia, Pancasila:
“Ketuhanan Yang Maha Esa”. Agama yang diakui di Indonesia ada 6 yakni Agama
Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu.

3.

Bahasa

Bahasa daerah

Setiap daerah di Indonesia memiliki bahasa daerah
masing-masing.

4.

Teknologi angkut atau transportasi

Dokar, andong,

mobil, kereta,

kapal, pesawat

Perubahan alat transportasi yang makin modern didukung oleh
kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika pada zaman dahulu masyarakat
mengenal dokar dan delman sebagai alat angkutan dan transportasi, sekarang
masyarakat mengenal mobil, kereta, pesawat, dan kapal sebagai alat angkut dan
transportasi

5.

Pengetahuan

Pengetahuan akan tanaman

Pengetahuan masyarakat akan tanaman dapat dimanfaatkan untuk
membuat obat dan jamu tradisional di beberapa suku, misalnya suku Dayak di
Kalimantan.

6.

Sistem Ke-masyarakat-an

Gotong royong

Suku-suku di Indonesia mengenal gotong royong dengan
istilahnya masing-masing, seperti gugur gunung di masyarakat Jawa Tengah,
Sambatan di Yogyakarta, Jawa Timur Song Osong Lhombung di Madura, Nagayah di
Bali, Bari di Papua, Mapalus di NTT, dan lain-lain

7.

Mata Pencaharian

Bertani

Petani adalah seseorang yang bergerak di bidang
pertanian. Bentuk-bentuk pertanian yang diusahakan penduduk Indonesia
meliputi kegiatan berikut : berladang, bertegalan, bersawah

suku jawa - penjelasan lengkap

Materi Terkait


Tinggalkan komentar