Apple umumkan processor terbaru M1 Ultra

Apple umumkan processor terbaru M1 Ultra, berbasis ARM paling kuat yang dirancang untuk komputer desktop Mac Studio barunya. Apple ungkap kapasitas dari M1 Ultra yang memiliki CPU 20-core dan GPU 64-core, yang berarti memiliki kualitas dari penggabungan dua buah chip M1 Max. Terhubung bersama dengan arsitektur interkoneksi baru yang disebut Apple UltraFusion.

Menggunakan interposer silikon yang menyediakan bandwidth 2,5 TB/dtk. mengurangi masalah latensi dan bandwidth yang terhubung melalui motherboard. Apple mengklaim M1 Ultra menawarkan kinerja 90% lebih tinggi untuk konsumsi daya yang sama dengan Intel Core i9-12900K. Berarti memilki dapat  kinerja puncak Intel dengan menggunakan 100W lebih sedikit,  M1 Ultra juga cukup lebih kuat daripada 12900K dalam kinerja multi-tasking.

Apple resmi umumkan M1 Ultra, dua M1 Max jadi satu

Dalam hal kinerja GPU, model 64-core mengkonsumsi 200W lebih sedikit daripada Nvidia GeForce RTX 3090. Pada kinerja puncaknya juga mengungguli kartu grafis Nvidia. Tapi Apple tidak berikan detail lebih merinci terkait  tugas mana yang dicapai. Bandwidth memori pada M1 Ultra juga lebih tinggi dari model sebelumnya, mencapai 800GB/s. M1 Ultra dapat dikonfigurasi dengan memori terpadu hingga 128GB.

Pada Apple Event musim semi 2022, Apple mengumumkan chipset komputer paling baru dan paling canggih mereka, yaitu M1 Ultra. Apple mengklaim kalau chipset ini 90% lebih powerful dari prosesor PC 16-core dan lebih irit daya sampai 100W.

Apple memasuki tahap final proses peralihan dari prosesor Intel ke chipset buatan mereka sendiri. Chipset terbaru ini, yang sekarang paling canggih, melengkapi jajaran chipset M1, M1 Pro, dan M1 Max.

Chipset ini terdiri dari gabungan 2 M1 Max. Apple menggunakan teknologi yang mereka sebut sebagai arsitektur UltraFusion untuk membuat integrasi 2 chipset M1 Max menjadi satu dengan tingkat efisiensi tinggi.

Baca Juga :  Reseter Printer Canon ip2770
Apple Umumkan Kehadiran M1 Ultra, Punya CPU 20-core dan GPU 64-core

Apple menyebutkan kalau teknologi UltraFusion memungkinkan pengolahan data antar dua chipset itu berjalan dengan kecepatan 2,5TB/s dengan tingkat latensi rendah.

Dengan begitu, chipset M1 Ultra memiliki CPU 20-core, GPU 64-core, Neural Engine (NPU) 32-core, dan 128GB unified memory (memori gabungan untuk RAM dan GPU).

CPU 20-core chipset ini terdiri dari 16-core performa tinggi dan 4-core performa efisien. Apple mengklaim kalau kinerja M1 Ultra 90% lebih powerful dari prosesor 16-core PC yang ada saat ini. Secara bersamaan menggunakan daya lebih hemat 100W dibanding prosesor tersebut.

Begitu juga dengan GPU di chipset ini. Apple mengklaim bahwa GPU M1 Ultra, dengan 64-core, memiliki performa lebih tinggi dari GPU paling canggih untuk PC saat ini, dengan daya lebih hemat 200W.

Apple juga menyebutkan kalau memori gabungan di chipset ini yang sebesar 128GB, memungkinkan performa lebih cepat dibanding memori GPU yang punya memori maksimal 48GB.

Kemudian, Neural Engine 32-core yang ada di chipset ini memungkinkan komputer Max Studio baru menjalankan 18 video 8K ProRes 422 secara bersamaan melalui beberapa monitor eksternal.

Berbagai jajaran chipset M1 buatan Apple memang sudah menghebohkan dunia komputer. Chipset berbasis ARM ini tidak hanya powerful, tapi juga memungkinkan perangkat hadir lebih ringkas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.