jenis-jenis clausa

Jenis-jenis Clausa dalam Bahasa Inggris dan Contohnya

gurune.net – Jenis-jenis Clausa dalam Bahasa Inggris dan Contohnya– Halo sobat guru! Pernahkah kamu mendengar istilah clausa? Dalam Bahasa inggris , clause satu kelompok dengan sentence dan phrase. Ketiganya sama-sama gabungan dari beberapa kata, akan tetapi sifat dan kegunaannya berbeda-beda. Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini

Apa Itu Clause?

Clause adalah sebuah kalimat yang terdiri dari subject dan predicate, akan tetapi tidak berdiri sendiri, melainkan hanya menjadi pelengkap jadi kalimat lainnya.

Clause itu merupakan rangkaian kata yang masih kurang sempurna karena terkadang belum mempunyai makna yang jelas dan menimbulkan pertanyaan lanjutan.

Sedangkan sentence adalah rangkaian kata yang jelas maknanya dan sempurna sebab tidak menimbulkan pertanyaan, dan ia juga mempunyai tanda baca akhir.

Jika sentence bisa berdiri sendiri tanpa ditambahi imbuhan apa-apa, sedangkan tidak semua clause bisa berdiri sendiri.Secara garis besarnya, clause terdiri dari dua jenis, yaitu main clause dan subordinate clause.

Apa perbedaan clause dan phrase?

Clause dan phrase adalah dua hal yang berbeda. Phrase merupakan kelompok kata yang benar dan sesuai dengan tata bahasa, namun tidak mengandung unsur subjek dan predikat. Sedangkan clause mempunyai subject dan verb.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tidak semua clause bisa berdiri sendiri. Clause terbagi atas dua jenis, yaitu clause yang mampu berdiri sendiri dan ada juga yang tidak bisa berdiri sendiri.

Jenis-Jenis Clause dalam Bahasa Inggris

Secara umum, Jenis-jenis Clausa dalam Bahasa Inggris ada 2 yaitu :

1. Main/Independent Clause

Main clause atau yang sering juga disebut dengan independent clause secara bahasa berarti klausa yang dapat berdiri sendiri. Main clause terdiri atas subject dan predicate yang dapat dipahami (Independent).

Baca Juga :  Pengelolaan Sampah Kampung Rajawati

Independent clause adalah clause yang sebenarnya bisa berdiri sendiri, tanpa tambahan clause lainnya sehingga bisa disebut dengan sentence/ kalimat. Akan tetapi karena kemudian digabung dengan clause lain, maka berubah menjadi independent clause.

simak contohnya berikut ini :

Eva didn’t pass the exam because she didn’t study hard (Eva tidak lulus ujian itu karena dia tidak belajar dengan keras)

Di dalam contoh di atas, kata ‘Eva didn’t pass the exam’ menjadi independent clause, sedangkan kata ‘because she didn’t study hard’ adalah dependent clause. Sebab tanpa kata “because she didn’t study hard”, kata “Eva didn’t pass the exam” tetap bisa dimengerti.

Contoh Main Clause

a. Daniel goes to school everyday (Daniel pergi ke sekolah setiap hari)
b. I like banana (aku suka pisang)
c. Sinta went to your party last nigt ( Sinta pergi ke pestamu tadi malam)
d. My mom buys banana (Ibuku membeli pisang)
e. We go to school ( Kita pergi ke sekolah)
f. I am leaning so hard to face examination (Saya belajar dengan keras untuk menghadapi ujian)
g. I buy many books (Saya membeli banyak buku)

2. Subordinate/Dependent Clause

Jika independent clause bisa berdiri sendiri, maka dependent clause ialah klausa yang tidak dapat berdiri sendiri, melainkan membutuhkan penjelasan dari independent clause .
Meski pun memiliki subject dan predicate lengkap, dependent clause tetap membutuhkan independent clause supaya memiliki makna yang jelas. Jika subordinate clause tidak disandingkan dengan main clause maka makna yang terkandung dalam subordinate clause akan mengambang atau tidak jelas.

Subordinate clause selalu menggunakan conjunction (kata hubung) sebagai penjelas dari pada main clause (Independent clause).

Baca Juga :  DOWNLOAD GRATIS CONTOH - CONTOH PTK MAPEL PKn KELAS 3 SD

Contoh Dependent Clause :

a. Because she was sick (Karena dia sakit)
b. Because the plan will take off early (Karena pesawat akan berangkat lebih awal besok)
c. When he knew that I have stolen his shoes (Ketika dia tahu bahwa aku yang telah mencuri sepatunya)
d. Before the bell ring (Sebelum bel berbunyi)
e. Unless you go to work (Kecuali kamu pergi bekerja)

Nah, dependent clause ini dibagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu noun, adjective, dan adverb clause.

a. Noun Clause

Noun clause adalah sebuah klausa yang sifatnya seperti noun, jadi meski tersusun oleh subject dan predicate (verb, adverb, dst) sifat dan posisinya tetap saja seperti kata benda.
klausa ini bisa  kita letakkan di mana saja, baik itu di depan, tengah, atau belakang independent clause. Bahkan dalam satu kalimat, kamu bisa memasukkan lebih dari satu noun clause.

Contoh noun clause :

a. What she cooked was delicious (apa yang dia masak terasa lezat)
b. The person whom I like has a pair of blue eyes (Orang yang saya sukai memilikki sepasang mata biru.)
c. I want to know how he was in real ( aku ingin tahu bagaimana dia di kehidupan nyata)
d. The students listened to what the teachers said (Para siswa mendengarkan apa yang dikatakan oleh para guru.)
e. There’s no reward for whoever finishes first ( Tidak ada penghargaan untuk siapapun yang menyelesaikan pertama)
f. I listened carefully to what she said (aku mendengarkan dengan baik apa yang dia katakana)

b. Adjective clause

Adjective clause ialah clause yang memiliki posisi sebagai adjective, dan sebagai penjelas noun dalam suatu kalimat.

Penjelasan lengkap mengenai adjective clause bisa sobat guru cek pada pembahasan di sini.

c. Adverb clause

Adjective clause ialah clause yang memiliki posisi sebagai adverb yaitu kata keterangan, dan sebagai penjelas dari verb, adjective, atau adverb lainnya dalam suatu kalimat. Adverb clause biasanya didahului oleh adverb. Pada noun clause bentuk clausenya adalah sebagai kata benda yang dapat digantikan oleh kata benda lainnya. Sedangkan dalam adverb clause, adverb yang digunakan tidak dapat digantikan oleh adverb lainnya.

Baca Juga :  Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2019 Tentang Zonasi Kita Bahas Lengkap Sesuai Aturan Resmi

Contoh :

a. Eva didn’t pass the exam because she didn’t study hard (Eva tidak lulus ujian itu karena dia tidak belajar dengan keras)
b. The supermarket will be built near our high school ( Supermarket akan didirikan di dekat SMA kita)
c. If I have much money, I will buy many books (Jika aku mempunyai banyak uang, aku akan membeli banyak buku)
d. I will come before they get there ( Aku akan datang sebelum mereka sampai di sana)

Contoh kalimat lengkap gabungan main clause dan subordinate clause

Jika kedua clause diatas digabungkan antara main clause dan subordinate clause, maka akan tercipta rangkaian sentence yang sempurna.

Contoh kalimat :
a. I like banana , because banana is the first fruit that I ate when I was child (Aku suka pisang Karena pisang adalah buah pertama yang aku makan saat masih kecil
b. We go to school Before the bell ring (Kami pergi ke sekolah Sebelum bel berbunyi)
c. I want to know how people think of me (Saya ingin tahu bagaimana yang orang orang fikirkan tentang saya)
d. The wallet that I found belongs to my mother (Dompet yang saya temukan ternyata milik ibuku)
e. A girl who wears a red dress is my classmate (Seorang gadis yang memakai gaun merah adalah teman sekelas saya)

Penutup

Demikian penjelasan mengenai jenis-jenis clausa dalam Bahasa inggris dan contohnya. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.