Kunci Jawaban dari Bacaan Si Pendekar Kali Pesanggrahan

Semua cita-cita membutuhkan usaha yang keras dan pantang menyerah. Bahkan, terkadang kamu harus melakukannya lebih keras dibandingkan orang lain!

Sudahkah kamu menentukan cita-citamu? Tentunya kamu harus melakukan sesuatu untuk mencapai cita-cita tersebut, bukan?

Ayo Mengamati!

Sungai Pesanggahan Dahulu dan Sekarang

Amatilah gambar di atas dengan saksama!

Ceritakan pendapatmu tentang kondisi kedua sungai tersebut kepada teman sebangkumu. Gambar itu menunjukkan kondisi sungai di Jakarta dahulu dan sekarang. Menurutmu, siapakah yang berperan untuk mengubah sungai tersebut? Ternyata semuanya berasal dari satu orang yang peduli dan bertekad baja!

Sungai pada gambar diatas sudah tercemar yang terlihat dari warna airnya yang keruh. Lingkungan disekitar sungai juga kering dan tidak banyak tanaman yang tumbuh. Berbeda dengan sungai pada gambar dibawahnya. Pada sungai tersebut terlihat aliran air sungai sudah jernih dan banyak tanaman tumbuh dilingkungan sekitar aliran sungai.

Ayo Membaca!

Si Pendekar Kali Pesanggrahan

Keinginan untuk kembali melihat Kali Pesanggrahan di Jakarta yang bersih, membuat H. Chaerudin atau yang dikenal dengan Bang Idin berpetualang menyisiri bantaran sungai tersebut. Kali Pesanggrahan yang dulunya tempat ia bermain air bersama temantemannya telah berubah menjadi kali yang kotor, penuh sampah, berwarna hitam, dan bau. Dengan berbekal golok dan tekad yang besar, ia mulai menyusuri bantaran sungai itu untuk melihat tingkat kerusakannya.

Ia pun mulai membersihkan sampah-sampah yang menutupi sungai tersebut. Banyak anggota masyarakat yang menentangnya karena dianggap sebagai perusuh. Kegiatannya banyak terhalang justru oleh masyarakat sekitar sungai yang tidak memahami tujuan kegiatannya. Akan tetapi, ia tidak marah. Baginya, untuk menyadarkan orang lain tidak perlu membalasnya dengan kekerasan. Ia melakukan berbagai cara untuk membuat masyarakat sekitar sungai sadar pentingnya merawat sungai sebagai sumber daya alam mereka.

Akhirnya, berkat kesabaran dan tekad kuat, lambat laun, kesadaran masyarakat mulai tumbuh. Bang Idin kemudian juga mengajak teman-temannya sesama petani penggarap untuk mengikuti langkahnya. Kini, mereka berhasil menanam 40 ribuan pohon produktif di sepanjang bantaran kali. Burung-burung yang dulunya pergi akhirnya kembali. Mata air yang dulu tertutup sampah, kembali hidup. Air kali Pesanggrahan kini sudah normal kembali. Ikan-ikan bisa hidup dan berkembang biak. Sepanjang tepian Kali Pesanggrahan menjadi hijau. Burung-burung berkicau setiap hari. Bahkan burung Cakakak yang bersarang di tanah dan sudah jarang ditemui di wilayah lain di Jakarta, kini juga bisa ditemukan. Pohon-pohon yang mulai langka di Jakarta dapat dijumpai di sini. Belum lagi tanaman obat yang jumlahnya mencapai 142 jenis. Di balik sikap kerasnya, pria kelahiran 13 April 1956 ini ingin membuktikan, hanya orang yang benar-benar memahami alam yang dapat menyelamatkannya. Di tangan Bang Idin, Kali Pesanggrahan yang kotor dengan bantaran yang tak terurus berubah menjadi lahan produktif dan alami.

Sumber: DanamonAward.org, ktlhsanggabuana, VivaNews

Ayo Berdiskusi!

Berdasarkan bacaan tersebut, lakukanlah kegiatan berikut ini! Lengkapilah diagram berikut ini berdasarkan bacaan tersebut!

Apa kesimpulanmu terhadap usaha Bang Idin untuk meraih cita-citanya?

Usaha yang dilakukan Bang Idin untuk meraih cita-citanya memang tidak mudah, dibutuhkan tekad yang kuat, kesabaran dan ketekunan serta usaha yang konsisten akan membuahkan hasil berupa terwujudnya cita-cita.

Cita-cita Bang Idin sungguhlah mulia. Usaha dan kerja keras telah dilakukan untuk mewujudkan mimpinya yang dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat di sekitarnya. Ada banyak orang seperti Bang Idin yang bercita-cita untuk selalu menjaga dan melestarikan alam sekitarnya.

Materi Terkait


Tinggalkan komentar