Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit. Materi Kimia SMA/MA Kelas X

Apa itu larutan ?

Larutan adalah campuran yang homogeny dari dua atau lebih zat. Larutan terdiri atas zat terlarut dan pelarut

Apa itu Larutan elektrolit dan Larutan Non Elektrolit?

Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik sedangak larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik

Mengapa Larutan elektrolit dapat menghantarkan listrik sedangkan Non elektrolit tidak?

Karena pada larutan elektrolit terdapat ion-ion yang dapat bergerak bebas sehingga dapat menghantarkan listrik. Pada larutan non elektrolit tidak terdapat ion-ion tersebut sehingga tidak dapat menghantarkan listrik.

Apakah larutan hanya dibagi menjadi larutan elektrolit dan non elektrolit saja?

Secara umum dibagi menjadi 3 karena larutan elektrolit terbagi menjadi 2 yaitu elektrolit kuat dan elektrolit lemah. Hal ini didasarkan pada nilai a (derajat ionisasi) yaitu kemampuan terurai di dalam air. Nilai a adalah nol sampai satu.

Zat elektrolit kuat mempunyai nilai a=1 karena terurai sempurna di dalam air. Zat elektrolit lemah mempunyai nilai a Antara nol dan satu (0<a<1). Jika nilai a semakin mendekati 1 maka zat elektrolit relative semakin kuat. Untuk zat non elektrolit memiliki nilai a=0.

Apa saja contoh larutan elektrolit dan non elektrolit?

Elektrolit Kuat
(a = 1)

Elektrolit Lemah
(0 < a <  1)

Non Elektrolit
(a = 0)

Asam :

HCl , HBr , HI , HNO3 , HClO4, HClO3 , H2SO4 , dll

Asam :

CH3COOH , HF , HNO2 , H3PO4 , dll

Alkohol :

CH3OH, C2H5OH , dll

Basa: 

NaOh , KOH, Ba(OH)2

Basa: 

NH3

Gula 

Glukosa (C6H12O6)
Sukrosa (C12H22O11)

Garam :

Pada umumnya semua garam merupakan zat elektrolit kuat

  Garam :

CO(NH2)2

Mengapa kemampuan larutan elektrolit dalam menghantarkan listrik berbeda-beda?

Kemampuan larutan elektrolit dalam menghantarkan arus listrik tergantung pada jumlah ion yang terdapat paada larutan. Semakin banyak jumlah ion yang dapat bergerak bebas dalam larutan, daya hantar listriknya semakin kuat. Banyaknya jumlah ion tergantung dari dua hal. Yaitu :

  • Derajat ionisasi (a)
    Semakin besar derajat ionisasi, maka kemampuan menghantar listrik juga semakin besar
  • Konsentrasi zat elektrolit (jumlah zat elektrolit yang dilarutkan)
    Semakin besar konsentrasi zat elektrolit, daya hantar listriknya semakin besar.

 

 

Baca Juga :  Download Surat Edaran, Logo dan Tema Hardiknas 2021