Tata Nama Turunan Benzena

gurune.net – Tata Nama Turunan Benzena . Sobat guru, pada materi kimia kelas 12 kita mempelajari tentang benzena dan turunannya. Pada kesempatan kali ini gurune akan membahas tata nama turunan benzena.

Apa itu turunan benzena?

Turunan benzena atau derivat benzena benzena yang salah satu atau lebih atom H tergantikan  dengan gugus-gugus lain. Gugus pengganti atom H bermacam-macam seperti gugus hidroksil, alkana, gugus halida, gugus NH2 , dan gugus lain. Contoh :

Benzena pada umumnya dipakai sebagai induk , kita menyebutkan gugus yang terikat lebih dulu kemudian menambahkan dengan benzena.

Beberapa senyawa turunan benzena mempunyai nama khusus yang lebih lazim digunakan. Sehingga penamaan pada gugus-gugus berikut lebih sederhana. Contoh :

Tata Nama Turunan Benzena 2 Substituen

Jika turunan benzena mempunyai dua subtituen, maka sistem penamaan dapat diberi awalan : orto (o) untuk posisi 1 dan 2, meta (m) untuk posisi 1 dan 3 dan para (p) untuk posisi 1 dan 4.

Perhatikan contoh-contoh berikut:

Gugus bervalensi satu yang diturunkan dari benzena disebut fenil dan gugus yang diturunkan dari toluena disebut benzil.

Tata NamaTurunan Benzena 3 Substituen

Untuk turunan benzena dengan tiga substituen atau lebih, kita tidak bisa menerapkan awalan orto, meta, dan para. Aturan penamaannya adalah menyatakan posisi substituen dengan angka, urutan prioritas penomoran adalah sebagai berikut.

Contoh :

Bila cincin benzena terikat pada rantai alkana bergugus fungsi atau rantai alkana dengan 7 atom karbon atau lebih maka rantai alkana tersebut sebagai induk, sedangkan cincin benzena sebagai substituen.

Substitusi kedua

Benzena yang telah tersubstitusi dapat mengalami substitusi kedua. Gugus (substituen) pertama dapat memengaruhi kereaktifan (laju reaksi) dan posisi substituen pada substitusi kedua.

Baca Juga :  Kabupaten Tabanan

Contoh:

Substitusi kedua pada anilin oleh Br2 berlangsung cepat tanpa katalis daripada benzena

Substitusi kedua pada nitrobenzena harus dengan katalis, temperatur tinggi, dan waktu yang lebih lama daripada benzena.

Beberapa substituen pertama sebagai pengarah, substituen kedua pada posisi orto dan para, serta beberapa substituen pertama sebagai pengarah pada posisi meta.


sumber tabel : Buku Kimia Kelas XII – Teguh P, dkk

Contoh:
Substituen Cl pengarah posisi orto dan para, sedangkan substituen NO2 pengarah posisi meta.

Penutup

Demikian pembahasan mengenai tatanama pada turunan benzena. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.