Bentuk Bentuk Soal Psikotes

Bentuk Bentuk Soal Psikotes

Gurune.net – Hai sobat gurune, Salah satu tahapan seleksi dalam memperoleh pekerjaan adalah dengan melewati tahapan tes psikologi. Banyak perusahaan baik perusahaan besar maupun perintis  yang mengunakan cara seperti ini dalam menyeleksi calon karyawannya.

Hasil dari tes ini memliki peran penting dalam menetukan apakah calon karyawan tersebut layak dan pantas bekerja di perusahaan tersebut. Tes ini difungsikan untuk mengetahui tentang kepribadian calon karyawan baik dari sikap, kepribadian, minat dan kecerdasan. Kali ini gurune akan membahas Bentuk Bentuk Soal Psikotes.

Bentuk Bentuk Soal Psikotes

1. Soal Psikotes Kemampuan Verbal atau Kecakapan Bahasa

Tes Kecakapan Berbahasa meliputi sinonim (kata yang sama), antonim (lawan kata), sinonim, dan konteks semantik. Tes ini bertujuan untuk mengetahui seberapa kemampuan kalian menyelesaikan situasi tertentu. Disamping itu, tes kecakapan bahasa bisa membantu menilai kemampuan kalian untuk menyimpulkan dan memahami penyebab dan konsekuensi masalah. Untuk dapat mengikuti tes kemampuan verbal ini, kalian perlu mempelajari kosakata dan artinya sebanyak banyaknya. Tes kemampuan verbal biasanya terdiri dari 40 pertanyaan, yang mencakup antonim, sinonim, dan sinonim kata. Tes ini menuntut kalian untuk pandai menggunakan logika dan fokus untuk bisa melewatinya dengan sukses.

Tes psikologi ini dapat dipakai untuk menentukan sampai mana kemampuanmu kalaian menghadapi masalah dan bagaimana kalian melihat sebab dan akibat. Untuk dapat  mengikuti tes ini, kamu perlu mempelajari berbagai kosakata dan artinya. Yang paling utama adalah menggunakan logika. Kalian juga harus berkonsentrasi penuh pada saat mengerjakan atau menyelesaikan soal yang berkaitan dengan tes psikologi. Jika kalian mengikuti tes ini, kalian bisa mencoba mengambilnya dari salah satu yang paling mudah menurutmu. Dengan begitu, jika kalian punya waktu untuk menyelesaikan soal yang sulit untuk diselesaikan, paling tidak kalian akan memperoleh hasil yang benar dari soal yang sudah diselesaikan. Kunci untuk dapat lulus ujian pada tahaptes psikologi ini adalah persiapan yang matang.

Baca Juga :  Enam Kemampuan Tambahan Yang Harus Dimiliki Guru Sekolah Dasar

2. Soal Psikotes Wartegg

Psikotes Wartegg adalah hasil penelitian psikolog Jerman Ehrig Wartegg. Tes Wartegg ini dipakai untuk mengetahui karakter apa yang ada di dalam diri seseorang. Misalnya, keterampilan dalam memecahkan masalah, keuletan, kemampuan beradaptasi denagnlingkunag pekerjaan, dan motivasi kerja. Pada tes Wartegg, kalian akan menerima 8 kotak kertas. Kotak datang dalam berbagai pola, dari kurva ke titik. Tugas kalian adalah menggambar lebih banyak pola pada masalah, tentu saja, ini harus sesuai dengan imajinasi dan kreativitas kalian. Jangan terburu-buru dalam menyelesaikan ujian ini. Pertama, cobalah untuk memahami polanya terlebih dahulu.

3. Soal Tes Psikologi Aritmatika

Jika kalian melamar pekerjaan yang melibatkan banyak kegiatan matematika menggunakan rumus matematika, seperti analis data, keuangan, insinyur perangkat lunak, atau pada seleksi pegawai negeri kalian pasti akan menghadapi dan mendapati soal psikologi aritmatika. Hal ini disebabkan karena ada beberapa pola dalam tes yang perlu dipahami. Deretan angka ini harus bisa dipecahkan dengan menggunakan berbagai cara diantaranya pembagian, perkalian, pengurangan, penjumlahan, pecahan angka, serta lewat persentase. Jadi kalian harus mampu dan bisa fokus serta konsentrasi agar bisa mengerjakan jenis soal ini dengan baik.

Dalam praktiknya kalian harus  mampu memperhatikan secara keseluruhan deret angka dengan cara membaca bentuk polanya. Apakah pola yang dimaksud adalah bentuk pengelompokan loncat atau urutan, maupun pengelompokan secara berurutan. Dan harus diingat,kalian jangan terlalu terfokus pada beberapa angka yang ada di depan. Hal ini biasanya dikarenakan angka-angka tidak terwakili dengan benar. Dan juga, jangan terlalu fokus pada satu pertanyaan karena terlalu menarik. Kalian juga harus mengingat tenggat waktu yang ditetapkan, jangan sampai melebihi batas waktu yang telah ditetapkan.

4. Soal Psikotes Logika Deret Gambar

Tes Psikologi Seri Logika mempunyai konsep seperti tes logika aritmatika. Bentuk khusus adalah penggunaan media gambar 2D atau 3D. Pada psikotes ini kuncinya adalah memperhatikan konsentrasi dan pola. Jangan lewatkan detail berikut ini, seperti penempatan titik atau pusaran warna. Tes ini terdiri dari kombinasi angka dan foto. Pada tes logika ini, satu pertanyaan biasanya dikaitkan dengan yang lain. Yang harus kalian perhatikan adalah bahwa pemeriksa biasanya hanya memberikan instruksi satu kali. Oleh karena itu, kalaian harus sangat berhati-hati dan fokus saat menangani masalah ini.

Baca Juga :  Masalah Sering Terjadi Pada Hard Disk Dan Cara Mengatasinya

Selain itu, tes psikologi ini bisa membantu kalian mengukur pemahaman kalian dalam memahami dan menjalankan perintah, menganalisis masalah, dan mempercepat pengambilan keputusan. Jika kalian mendapatkan kesulitan pada saat mengikuti tes psikologi ini, maka kalian memiliki keterbatasan waktu dan perlu menjawab pertanyaan sederhana terlebih dahulu.

5. Soal Psikotes Pauli atau Kraepelin (Koran)

Tes Psikologi Pauli ini biasa disebut dengan Tes Koran. Tes Pauli adalah tes aritmatika sederhana dan terlihat sangat sederhana. Tugas dalam tes ini adalah memulai dengan 09 dan menambahkan serangkaian angka yang disusun secara vertikal. Tapi jangan senang dulu karena hal ini ada begitu banyak yang perlu ditambahkan bersama-sama. Soal Pauli ini menyerupai halaman surat kabar yang penuh dengan kolom angka. Kelihatannya sederhana, tapi Pauli Test cukup melelahkan dan bisa kehilangan konsentrasi. Karena angka yang perlu ditambahkan berurutan dan banyak.

Perlu dicatat bahwa tes Kraepelin / Pauli inidigunakan  untuk memastikan kecepatan, konsistensi dan akurasi. Menjawab dengan menggunakan beberapa kesalahan dapat mengungkapkan bahwa kalian adalah orang yang memiliki tekanan tinggi. Ada trik lain untuk menyelesaikan tes Pauli. Pertama, tambahkan dua angka di samping satu sama lain. Kemudian tuliskan hasil di antara dua angka yang ditambahkan di sebelah kanan. Ketiga, jika jawaban terdiri dari dua angka, tulis angka terakhir saja.

Jika kalian sampai membuat kesalahan dalam perhitungan, batalkan jawaban yang salah dan tulis jawaban yang benar di sebelahnya. Kalian tidak harus mengabaikan jalan yang terlewat. Lanjutkan ke jalur berikutnya. Terakhir, garis bawahi nomor terakhir yang kalian tambahkan ketika ada sinyal berhenti sebelum melanjutkan ke pertanyaan berikutnya. Satu hal yang wajib diingat adalah bahwa kalian harus menjawab pertanyaan tes Pauli secara berurutan dari atas ke bawah. Biasanya penguji mengalokasikan waktu 60 menit untuk tes ini. Dalam satu jam itu, kalian akan dapat menghitung sebanyak mungkin pertanyaan secara akurat.

6. Soal Menggambar Orang atau Menggambar Pohon

Sobat gurune mungkin sudah tidak asing lagi dengan jenis tes ini. Pada tes ini, penguji meminta kalian untuk menggambar pohon di atas kertas A4. Tetapi kamu tidak diperbolehkan menggambar pohon kelapa atau tanaman kecil. Yang perlu kalian gambar adalah gambar pohon dengan cabang. Begitu juga saat menggambar seseorang. Peguji akan menilai kalian bukan dari kecantikan kalian, tetapi dari kepribadian dan kepribadian kalain pada tes ini. Gambarlah manusia secara proporsional saat mengerjakan tes menggambar bentuk manusia. Buatlah komponen wajah yang seimbang dan komposisi wajah serta gambar tubuh yang lengkap.

Baca Juga :  Sehebat Apapun Guru Membimbing Lomba Sampai Juara Tingkat Nasional, Bicara Masalah Angka Kredit Guru, Akan Kalah Nilai Sama Guru Pembuat Artikel Copas di Majalah Bulanan.

Dari jenis pertanyaan pada tes psikologi ini adalah untuk mengetahui seberapa percaya diri, stabil, dan bertanggung jawab kalian di tempat kerja. Tidak harus pandai menggambar untuk mengikuti tes ini, jadi kalian tidak perlu khawatir. Di tempat kerja, kalian harus menggambar sendiri penjelasan lengkapnya. Misalnya, jika kamu seorang wanita, maka dapat menggambarkan diri sebagai seorang wanita. Begitu pula jika seorang pria, cobalah untuk menggambar secara detail tubuh yang utuh. Jika kalian ingin menggambar seorang dokter, lengkapi dia dengan pakaian resmi dan kegiatan yang biasa dilakukan oleh dokter tersebut.

7. Soal psikotes Edward Personal Preference Schedule (EPPS)

Mungkin ini adalah tes yang paling mudah dilakukan dari berbagai jenis tes psikologi yang ada yaitu tes Psikologi EPPS. Tujuan dari psikotes ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang kepribadian kalian dan seperti apa kepribadian kalian. Jangan menjawab secara acak saat mngerjakan tes ini, walaupun tes ini sangat mudah . Apa yang muncul dari tes ini adalah konsistensi dalam menjawab pertanyaan yang diajukan. Kalian harus mencoba menjawab semua pertanyaan dalam pertanyaan, meskipun tidak sesuai dengan kepribadianmu. Tes psikologi ini mengajukan banyak pertanyaan. Sangat mudah untuk melihat apakah kamu menjawab pertanyaan dengan jujur. Fase ini biasanya tentang kepribadian kalian dan kecocokan untuk posisi yang kalian lamar. Oleh karena itu, tes ini juga membantu untuk melihat seperti apa suasana tempat kerja baik dari segi budaya maupun sistem yang diterapkan di kantor.

Nah, itulah penjelasan tentang beberapa jenis contoh soal psikotes beserta tips cara menyelesaikannya. Contoh soal psikotes diatas tentu belum cukup untuk membiasakan diri dengan soal-soal psikotes. Agar lebih siap menghadapi tes psikologi ini, Grameds bisa kunjungi koleksi buku Gramedia tentang psikote

Demikianlah penjelasan tentang beberapa jenis Bentuk Bentuk Soal Psikotes. Agar lebih siap saat menghadapi tes psikologi disarankan sobat gurune untuk lebih banyak berlatih mengerjakan soal soal yang berkaitan dengan tes psikologi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.