Cara Membuat Montase, Kolase, Mozaik, dan Karya Aplikasi

Montase merupakan teknik dalam membuat karya seni yang terbuat dari potongan-potongan gambar jadi yang kemudian ditempel secara bersamaan sehingga membentuk gambar atau makna baru. istilah montase lebih dikenal dengan montase foto (photomontage) karena teknok montase sering diaplikasikan untuk modifikasi gambar analog maupun digital. montase dalam sinematografi merupakan rangkaian gambar tidak bergerak.

Kolase merupakan teknik dalam pembuatan karya seni yang dubuat dengan cara menyusun gambar dengan menggunakan kain, kertas Koran, dan biji-bijian. Komposisi material penyusun yang berbeda ini kemudian direkatkan pada biang permukaan untuk membentuk suatu gambar tertentu.

Bahan-bahan untuk membuat kolase bisa menggunakan berbagai jenis bahan. Kolase juga dapat dibuat menggunakan bahan dari jenis yang sama, tetapi biasanya memiliki motif atau karakter yang berbeda seperti kertas krep, origami, dan kertas Koran.

Teknik kolase pertama kali dikenalkan oleh Pablo Picasso dan George Braque pada tahun 1912. Teknik kolase diperkenalkan melaui karya mereka yang berjudul Still Life With Chair Caning.

Sumber: www.dekoruma.com

Mozaik merupakan karya seni tempel yang memadukan lembaran bahan yang disusun membentuk sesuai yang dikehendaki. Bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat mozaik antara lain: pecahan kaca, serpihan keramik, sobekan kertas, daun, bahkan kayu. Pembuatan karya seni ini menggunakan serpihan/potongan bahan yang kemudian ditempelkan pada media kertas, kanvas, lantai maupun dinding menggunakan lem. Dalam membuat mozaik bahan yang digunakan harus satu jenis bahan.

Aplikasi merupakan karya seni yang dibuat dengan cara menempelkan guntungan-guntingan kain yang dibentuk sesuai dengan keinginan, misalnya: buah, bunga, binatang, dan lain-lain. Aplikasi dapat dijadikan alternative untuk menghias baju yang polos atau menutupi kain yang sobek sehingga terlihat lebih bagus.

Sumber: www.mello.id

Gambar 3.9 menunjukkan karya montase.

Menurutmu, bagaimana cara membuat karya montase?

  1. Tentukan tema karya, misalnya tentang keragaman budaya di Indonesia.
  2. Buatlah rancangan karya montase pada selembar kertas.
  3. Carilah gambar-gambar sesuai rancangan. Gambar-gambar dapat kamu peroleh dari buku bekas, majalah, atau koran bekas.
  4. Guntinglah gambar-gambar yang kamu peroleh.
  5. Rekatkan potongan gambar-gambar pada kertas sesuai rancangan.
  6. Jika perlu, lengkapi dengan gambar dengan menggunakan pensil, lalu warnailah.

Gambar 3.10 menunjukkan karya kolase.

Menurutmu, bagaimana cara membuat karya kolase?

  1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
  2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas, kain, kayu, atau biji-bijian.
  3. Potong-potong bahan kolase, kecuali biji-bijian.
  4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.

Gambar 3.11 menunjukkan karya mozaik.

Menurutmu, bagaimana cara membuat karya mozaik?

Apa perbedaannya dengan karya kolase?

  1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
  2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas atau kain.
  3. Potong-potong kain atau kertas menjadi potongan kecil-kecil.
  4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.

Perbedaan antara mozaik dengan kolase adalah, pada mozaik, gambar disusun oleh panel, potongan atau bagian berwarna, sementara pada kolase, gambar disusun oleh foto atau gambar lainnya.

Gambar 3.12 menunjukkan hasil karya seni aplikasi.

Menurutmu, bagaimana cara membuat hasil karya seni aplikasi?

  1. Siapkan bahan untuk aplikasi, misalnya kain atau kertas (kertas berwarna atau kertas bekas kalender).
  2. Rancanglah gambar pada selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih.
  3. Potonglah kain atau kertas menjadi bentuk tertentu, misalnya daun, bunga, binatang, atau bentuk-bentuk lain sesuai dengan gambar rancangan.
  4. Tempelkan potongan bentuk tersebut pada benda yang akan dihias. Tempelkan menggunakan lem atau dengan menjahit jika aplikasi menggunakan kain.

Ayo Berdiskusi

Kamu telah mengamati contoh-contoh karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi. Apa perbedaan karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi? Coba diskusikan dengan teman-teman sekelompokmu. Selanjutnya, ceritakan hasil diskusimu kepada Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.

Karya montase, kolase, aplikasi, dan mozaik merupakan karya seni rupa. Keempat jenis karya tersebut dibuat dengan teknik tempel. Bahan-bahan yang ditempelkan beragam.

Montase dibuat dengan menempelkan gambar-gambar yang sudah jadi. Gambar-gambar itu dapat diambil dari majalah bekas, surat kabar, atau media lainnya. Gambar-gambar itu kemudian disusun ulang membentuk gambar adegan baru sesuai yang kita inginkan.

Karya kolase dibuat menggunakan paduan aneka bahan (misalnya kertas, kain, kayu). Aneka bahan itu ditempelkan pada permukaan gambar.

Mozaik dibuat dengan menempelkan potongan-potongan bahan. Dibandingkan kolase, potongan-potongan bahan yang ditempelkan lebih kecil. Bahan yang digunakan sejenis, misalnya kertas saja, kaca saja, atau keramik saja. Namun, supaya lebih menarik, digunakan macam-macam warna.

Karya aplikasi dibuat dengan menempelkan suatu bentuk dari bahan tertentu. Karya aplikasi banyak diterapkan pada kerajinan kain.

Cara membuat karya montase:

  1. Tentukan tema karya, misalnya tentang keragaman budaya di Indonesia.
  2. Buatlah rancangan karya montase pada selembar kertas.
  3. Carilah gambar-gambar sesuai rancangan. Gambar-gambar dapat kamu peroleh dari buku bekas, majalah, atau koran bekas.
  4. Guntinglah gambar-gambar yang kamu peroleh.
  5. Rekatkan potongan gambar-gambar pada kertas sesuai rancangan.
  6. Jika perlu, lengkapi dengan gambar dengan menggunakan pensil, lalu warnailah.

Cara membuat karya kolase:

  1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
  2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas, kain, kayu, atau biji-bijian.
  3. Potong-potong bahan kolase, kecuali biji-bijian.
  4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.

Cara membuat karya mozaik:

  1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
  2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas atau kain.
  3. Potong-potong kertas atau kain menjadi potongan kecil-kecil.
  4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.

Cara membuat karya aplikasi:

  1. Siapkan bahan untuk aplikasi, misalnya kain atau kertas (kertas berwarna atau kertas bekas kalender).
  2. Rancanglah gambar pada selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih.
  3. Potonglah kain atau kertas menjadi bentuk tertentu, misalnya daun, bunga, binatang, atau bentuk-bentuk lain sesuai dengan gambar rancangan.
  4. Tempelkan potongan bentuk tersebut pada benda yang akan dihias. Tempelkan menggunakan lem atau dengan menjahit jika aplikasi menggunakan kain.

Percantik Dekorasi Ruang Tamu dengan Seni Mozaik

Mozaik merupakan seni dekorasi dengan merangkai kepingan-kepingan bahan berwarna, seperti keramik, batu, atau kertas. Kepingan-kepingan bahan itu disusun sehingga membentuk suatu gambar. Seorang desainer interior, Alexey Steshak sukses mempercantik tampilan dinding rumahnya dengan karya mozaik bergambar pohon.

Sebelum merangkai kepingan-kepingan keramik, Alexey Steshak terlebih dahulu membuat sketsa gambar pohon di dinding rumahnya. Ia kemudian menempelkan kepingan-kepingan keramik berbagai macam warna seperti hijau, oranye, dan cokelat hingga terbentuklah gambar pohon yang unik dan mempesona.

Sumber: http://lifestyle.liputan6.com/read/2165395/percantik-dekorasi-ruang-tamu-dengan-seni-mozaik diunduh 23 September 2016

Ayo Berdiskusi

Pengetahuan baru apa yang kamu dapat dari teks ‘‘’Percantik Dekorasi Ruang Tamu dengan Seni Mozaik”? Diskusikan dengan teman sebangkumu, lalu bacakan hasil diskusimu di depan Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.

Karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik menggunakan aneka bahan. Bahan yang dapat digunakan, misalnya kertas, biji-bijian, bulu binatang, kain, kaca, atau keramik. Setiap jenis bahan akan menghasilkan tampilan berbeda. Tekstur karya juga berbeda. Ada yang bertekstur halus. Sebaliknya, ada pula yang bertekstur kasar.

Secara umum, ada dua macam tekstur permukaan benda yaitu kasar dan halus. Setiap jenis tekstur memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung peruntukannya. Kaca yang bertekstur halus bermanfaat supaya dapat memantulkan cahaya lebih baik. Sebaliknya, ban kendaraan bertekstur kasar.

Materi Terkait


Tinggalkan komentar