Jawaban Bacaan Ayo Mengenal Bulan

gurune.net – Jawaban Bacaan Ayo Mengenal Bulan. Hallo sobat gurune semuanya, wah ketemu lagi dengan gurune di tema 8, untuk anak – anak kelas 6, guru kelas 6 dan wali siswa kelas 6. Pada tema 8 sub tema 2 kali ini gurune akan share Materi dan contoh jawaban dari Bacaan Ayo Mengenal bulan. Untuk penjelasan lengkapnya simak materinya dibawah ini.

Ayo Mengenal Bulan

Ayo Mengamati

Pada siang hari, suhu udara panas. Akibatnya, kaca jendela memuai. Namun, pada malam hari, suhu menurun. Perubahan suhu membuat kaca jendela menyusut. Karena itulah, ukuran bingkai lebih besar daripada ukuran kaca. Ada cukup ruang tersedia saat kaca memuai sehingga kaca tidak pecah. Saat musim kemarau, malam hari tampak cerah.

Cobalah pergi keluar teras rumahmu saat bulan purnama. Pandangilah Bulan.

Bagaimana bentuk Bulan?

Jawaban:  Bulan berbentuk bulat

Apakah Bulan bergerak?

Jawaban: Ya, Bulan bergerak memutari bumi

Apakah Bulan memiliki cahaya sendiri?

Jawaban: Tidak, bulan memantulkan cahaya matahari

Apakah Bulan berputar?

Jawaban:  Ya, bulan berputar pada porosnya, Namun waktu yang dibutuhkan bulan untuk berotasi sama dengan waktu yang dibutuhkan bulan untuk berputar mengeliling bumi

Apa yang dikelilingi Bulan?

Jawaban:   Bulan mengelilingi bumi

Amati gambar berikut!

gerak Bulan

Apa yang dapat kamu simpulkan dari gerak Bulan?

Jawaban : Bulan berputar pada porosnya dan berputar mengelilingu bumi dan mengiringi bumi berevolusi.

Fakta Sains

Bulan berotasi pada porosnya. Bulan berevolusi mengelilingi Bumi. Bulan selalu bersama Bumi sehingga disebut sebagai satelit Bumi. Bulan bersama Bumi mengelilingi Matahari. Bulan tidak memiliki cahaya sendiri. Cahaya Bulan berasal dari pantulan Matahari.

Apakah bentuk Bulan akan selalu sama setiap hari?

Amati gambar dan lakukan percobaan untuk membuktikannya!

Apakah bentuk Bulan akan selalu sama setiap hari?

Ayo Mencoba

  1. Bentuklah kelompok kerja yang terdiri atas empat anak.
  2. Bersama dengan kelompokmu, kamu lakukan percobaan untuk menguji kenampakan bulan purnama.
  3. Sebelum melakukan percobaan, bacalah terlebih dahulu tata tertib sebelum melakukan percobaan.
  4. Persiapkan bahan dan alat percobaan dengan lengkap dan ikuti petunjuk pelaksanaan percobaan.
Baca Juga :  Materi Gerak Angin sebagai Energi Alternatif

Ayo Berdiskusi

Setelah melakukan percobaan, diskusikan pertanyaan berikut bersama dengan kelompokmu.

1. Apa yang kamu lihat ketika mengintip melalui lubang-lubang tersebut?

Jawaban : Yang saya lihat ketika melihat melalui lubang tersebut adalahfase-fase bulan.

2. Matikan lampu senter, apa yang terjadi?

Jawaban : Ketika lampu senter dimatikan ruangan di dalam kotak menjadi gelap dan tidak apa-apa

3. Melalui lubang mana kamu dapat melihat bentuk yang sama dengan bentuk Bulan baru?

Jawaban :  Saya dapat melihat fase bulan baru ketika mengintip di lubang yang lebih rendah dari posisi senter

4. Ada berapa banyak fase Bulan? Apa saja bentuknya? Jelaskan.

Jawaban : 

Gambar 8 Fase Bulan

Fase bulan ada 8 yaitu :

  1. Bulan baru ( ada tetapi tak terlihat)  yaitu dimana sisi bulan yang berhadapan dengan bumi tetapi tidak memperoleh sinar dari matahari. Akibatnya bulan ini ada tetapi cenderung sulit terlihat dari bumi.
  2. Waxing crescent atau bulan sabit muda yaitu bulan yang memiliki  bentuk  seperti sabit, melengkung kearah kiri daan akhirnya lama kelamaan berubah menjadi setengah lingkaran bulan. 
  3. Third quartel 3 ( bulan separuh) adalah posisi bulan hanya terlihat setengah bagian saja jika dilihat dari permukaan bumi
  4. Waxing Gibbous  (bulan bungkuk) yaitu Bentuk bulan yang mempunyai kecenderungan seperti setengah bulan berubah menjadi terlihat lebih besar pada permukaannya yang datar.
  5. Bulan purnama atau bulan penuh adalah bulan yang terlihat secara keseluruhan, dimana sisi bulan yang tepat berhadapan dengan bumi dan mendapatkan sinar matahari secara keseluruhan.
  6. Wanning Gibbous atau bulan bungkuk yang mengecil yaitu bulan purnama yang terlihat dari bumi adalah setengah bulan terapi hanya terlihat setengahnya saja yaitu dari sisi kanan yang makin lama makin mengecil.
  7. First Quartel (bulan paruh)  yaitu bulan hanya terlihat setengah dan perlahan memghilang lalu muncul kembali dengan bentuk dan ukuran yang sama.
  8. Wanning Crescent atau bulan sabit tua yang mengecil – Dari bumi kita dapat melihat dengan jelas posisi bulan sabit dan sabit,  yang mendapat sinar matahari akan nampak .

Tahukah kamu bahwa rotasi Bulan dapat memengaruhi pasang surut air laut? Saat pasang, nelayan tidak dapat melaut. Nelayan harus menunggu hingga air laut surut.

Ayo Membaca

Bacalah teks bacaan di bawah ini dengan teknik membaca memindai!

Ayo, Mengenal Bulan

Bulan adalah satelit alami Bumi. Bulan merupakan satelit terbesar kelima dalam Tata Surya. Bulan adalah benda langit yang mudah dilihat. Meskipun tampak putih dan terang, permukaan Bulan sebenarnya gelap. Permukaan Bulan sedikit lebih cerah daripada aspal cair.

Sejak zaman kuno, posisi Bulan yang menonjol di langit dan fasenya yang teratur telah memengaruhi banyak budaya, termasuk bahasa, penanggalan, seni, dan mitologi.

Pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut di  lautan. Jarak orbit Bulan dari Bumi sekitar tiga puluh kali dari diameter Bumi. Jarak ini menyebabkan ukuran Bulan di langit tampak sama besar dengan Matahari. Ukuran yang tampak sama tersebut memungkinkan Bulan menutupi Matahari dan mengakibatkan terjadinya gerhana Matahari total.

 Menemukan Makna dan Informasi secara Tepat melalui Membaca Memindai.

Sudahkah kamu memahami arti membaca memindai? Dalam penggunaannya, pembaca akan langsung mencari informasi tertentu atau fakta khusus yang diinginkan tanpa memperhatikan atau membaca bagian lain dalam bacaan yang tidak dicari. Setelah menemukan informasi yang dicari, pembaca membaca dengan teliti. untuk memperoleh informasi tersebut. Untuk lebih memahaminya, ayo, bacalah bacaan “Ayo, Mengenal Bulan” dengan teknik memindai.

Baca Juga :  Teknologi Pangan, Kelas 3 SD

Ayo Berlatih

Berdasarkan bacaan di atas, tuliskan kembali gagasan utama dari bacaan dan informasi penting yang mendukung gagasan utama tersebut.

Meja Gagasan Utama

Gagasan Utama

Bulan adalah salah satu benda langit dan bulan merupakan satelit alami bumi

Informasi Penting

Bulan adalah benda langit.

  1. Bulan merupakan satelit terbesar kelima dalam Tata Surya.
  2. Posisi Bulan dan fasenya yang teratur memengaruhi banyak budaya, termasuk bahasa, penanggalan, seni, dan mitologi.
  3. Pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut di laut
  4. Jarak orbit Bulan dari Bumi sekitar tiga puluh kali dari diameter Bumi.
  5. Posisi bulan yang menutupi matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana Matahari total.

Ayo Mengenal Bulan Halaman 67

Ayo Mengamati

Kamu sudah banyak melakukan kegiatan hari ini, baik yang kamu lakukan sendiri maupun yang kamu lakukan bersama kelompokmu. Melakukan sebuah kegiatan secara individu dan berkelompok tentu saja berbeda tantangannya. Ketika berkegiatan sendiri, kamu harus melakukan semuanya sendiri. Namun, ketika melakukan kegiatan berkelompok, kamu harus mampu bekerja sama, berkolaborasi, dan berkoordinasi dengan yang lain.

Dalam berkesenian pun ada kegiatan yang dilakukan secara individu ada juga yang dilakukan secara berkelompok. Dalam menari, ada beberapa tarian yang dilakukan secara berkelompok.

Ayo, kita cari informasi tentang menari secara berkelompok! Berikut 4 contoh tari yang dilakukan secara kelompok.

1. Tari Bedhaya Ketawang, dari Surakarta

Tari Bedhaya Ketawang merupakan tar ian s akral yang dipentaskan dalam istana Kasunanan Surakarta Jawa Tengah (Keraton Solo). Pementas annya dilakukan satu kali dalam setahun, yaitu ketika upacara penobatan raja baru atau peringatan penobatan raja (Sunan). Ada juga yang menyebut tarian ini sebagai tarian langit karena Tari Bedhaya Ketawang diiringi dengan musik pokok bentuk ketawang (Jawa) yang berarti langit.

Tari Bedhaya Ketawang merupakan tarian sakral yang suci atau bersih karena memiliki persyaratan tertentu. Selain itu, juga menyangkut pemujaan dan persembahan kepada Sang Pencipta.

Tari Bedhaya Ketawang diperagakan oleh sembilan orang penari wanita yang berbusana, tata rias serta gerak tarian yang sama. Kualitas gerak halus cenderung lembut atau pelan dan diiringi seperangkat gamelan jawa.

2. Tari Serimpi, dari Jawa Tengah

Tari Serimpi merupakan tari klasik yang berasal dari Jawa Tengah. Tari klasik sendiri mempunyai arti sebuah tarian yang telah mencapai kristalisasi keindahan yang tinggi dan sudah ada sejak zaman masyarakat feodal serta lahir dan tumbuh di kalangan istana.

Tari Serimpi yang sudah banyak di pentaskan ini memiliki gerak lemah gemulai yang menggambarkan kesopanan dan kehalusan budi. Kelemah lembutan ragam gerak yang ditunjukkan dari gerakan yang pelan serta anggun dengan diiringi suara musik gamelan.

Sejak zaman kuno, tari Serimpi sudah memiliki kedudukan yang istimewa di keraton-keraton Jawa dan tidakdapat disamakan dengan tari yang lain karena sifatnya yang sakral.

Dulu, tari Serimpi hanya boleh dipentaskan oleh orang-orang yang dipilih keraton. Serimpi memiliki tingkat kesakralan yang sama dengan pusaka atau benda- benda yang melambang kekuasaan raja yang berasal dari zaman Jawa Hindu, meskipun sifatnya tidak sesakral tari Bedhaya.

Baca Juga :  Pengaruh Cuaca bagi Kehidupan Manusia, Kelas 3 SD
3. Tari Pakarena dari Sulawesi Selatan

Tari Pakarena merupakan tarian tradisional dari Sulawesi Selatan yang diiringi oleh alat musik 2 (dua) kepala drum (gandrang) dan sepasang instrument alat semacam suling (puik-puik). Tari pakarena yang selama ini dimainkan oleh maestro tari pakarena Maccoppong Daeng Rannu (alm) di Kabupaten Gowa, terdapat jenis tari pakarena lain yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Selayar,  yaitu Tari

Pakarena Gantarang. Alasan dinamakan sebagai Tari Pakarena Gantarang karena tarian ini berasal dari sebuah perkampungan yang merupakan pusat kerajaan di Pulau Selayar pada masa lalu, yaitu Gantarang Lalang Bata. Tarian yang dimainkan oleh empat orang penari perempuan, pertama kali ditampilkan pada abad ke 17 tepatnya tahun 1903 saat Pangali Patta Raja dinobatkan sebagai Raja di Gantarang Lalang Bata.

4. Tari Gantar, dari Kalimantan Timur

Menurut cerita yang ada, Tari Gantar ditarikan pada saat upacara adat tertentu. Terdapat versi cerita lain yang mengatakan bahwa tari Gantar merupakan tarian yang dipentaskan pada saat upacara pesta tanam padi. Properti yang digunakan adalah sebuah tongkat panjang kurang lebih 60 cm dan ujungnya dihiasi rumbai-rumbai. Tongkat panjang yang digunakan dalam menari

berfungsi untuk melubangi tanah. Bambu yang  pendek digunakan untuk menaburkan benih padi pada lubangannya. Pola gerak hentakan kaki menggambarkan cara menutup lubang pada tanah yang  telah ditaburi benih padi.

Berdasarkan informasi yang kamu peroleh tentang contoh-contoh tarian yang ditarikan secara berkelompok, buatlah kartu informasi yang berisi tentang informasi dari tari-tarian tersebut.

Tarian Bedhaya Ketawang
  • Tari yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah.
  • Tarian sacral yang dipentaskan pada saat saat penobatan raja baru.
  • Diiringi dengan musik pokok berbentuk ketawang yang dalam bahasa Jawa  berarti langit.
Tari Serimpi
  • Tari yang berasal dari Jawa Tengah.
  • Tari klasik yang memiliki gerak lemah gemulai yang menggambarkan kesopanan dan kehalusan budi
  • Tari dengan kedudukan istimewa karena Tari Serimpi hanya boleh dipentaskan oleh orang-orang yang dipilih keraton
Tari Pakarena
  • Tarian yang berasal dari Sulawesi Selatan
  • Tari pakarena memilki 2 jenis tarian, yaitu Pakarena gowa dan pakarena Gantarang.
  • Dimainkan oleh 4 orang penari wanita dan pertama kali ditampilkan tahun 1903 pada saat penobatan raja.
Tari Gantar
  • Tarian yang berasal dari Kalimantan Timur.
  • Dipentaskan pada upacara adat tertentu dan versi cerita lain mengatakan tarian ini dipentaskan pada saat upacara pesta tanam padi
  • Tarian ini menggunakan properti tongkat dan bamboo cm dan ujungnya dihiasi rumbai-rumbai
  • Tarian ini menggambarkan tentang proses menanam padi.

Kesimpulan

Demikanlah pembahasan materi kita pada Bacaan Ayo Mengenal Bulan yang kalian dapat temukan pada pada Buku Siswa Kelas 6 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 2. Agar kalian lebih memahami materi ini kalian dapat mengingat kembali tentang percobaan yang kalian lakukan hari ini. Lalu, ceritakan kepada orang tua kalian secara runut. Lakukan kembali percobaan tersebut bersama dengan orang tua kalian dirumah. Semoga bermanfaat!

Materi Terkait


Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.