Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat – Halo sobat gurune, apakah kalian tahu apa itu puisi rakyat? Puisi rakyat adalah bentuk puisi yang berasal dari masyarakat atau kelompok tertentu. Biasanya, puisi ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dari budaya suatu daerah.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang mengidentifikasi isi dan unsur-unsur dalam puisi rakyat. Pembahasan soal ini terdapat pada buku Bahasa Indonesia SMP kelas VII kurikulum merdeka. Berikut adalah pembahasan soal selengkapnya !

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat  Halaman 44

Kegiatan 3:

Mengidentifikasi Isi dan Unsur Puisi Rakyat

Menyimak

Salah satu teman kalian akan membacakan puisi rakyat fantasi ini. Simaklah dengan baik, ya!

Tembang  Kinanthi

Kinanthi panglipur wuyung

Rerenggane prawan sunthi

Durung pasah doyan nginang

Tapih pinjung tur mantesi

Mendah gene yen diwasa

Bumi langit gonjang ganjing

Anoman malumpat sampun,

Prapteng witing nagasari,

Mulat mangandhap katingal,

Wanodyayu kuru aking,

Gelung rusak wor lankisma,

Kangiga-iga kaeksi.

Baca Juga : Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Mengidentifikasi Tujuan Puisi Rakyat

Artinya:

Dibarengi dengan penghibur cinta

Hiasannya perawan kencur

Belum bisa makan kinang

Mengenakan kain panjang dan pantas

Apalagi nanti kalau dewasa

Bumi langit akan bergerak.

Anoman sudah melompat,

Datang di pohon nagasari,

Melihat ke bawah terlihat,

Seorang wanita kurus kering,

Gelungnya rusak campur tanah,

Terlihat iganya yang kurus.

Tembang Kinanthi di atas adalah jenis puisi rakyat yang termasuk dalam puisi tradisional Jawa. Setiap baitnya terdiri atas kalimat berjumlah sama.

Jumlah kalimat dalam bait ini disebut gatra. Setiap gatra berisi jumlah suku kata yang sama pula. Jumlah suku kata ini disebut guru wilangan. Sedanglan bunyi akhir pada setiap baris disebut guru lagu. Macapat juga biasanya dilagukan dengan irama tertentu.

Baca Juga :  Nggunakake Wangsalan

Setelah menyimak, jawablah pertanyaan berikut.

1. Apakah persamaan puisi tersebut dengan pantun, syair, gurindam yang telah kalian pelajari sebelumnya?

2. Apakah perbedaan puisi tersebut dengan ketiga puisi rakyat sebelumnya?

Baca Juga : Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Pertanyaan Pemantik Berkelana di Dunia Imajinasi

Jawaban :

1. Persamaan pantun, syair, gurindam :

  • Memiliki jumlah suku kata yang sama disetiap barisnya
  • Sama-sama memiliki bait
  • Memiliki jumlah kalimat yang sama disetiap baitnya

2. Perbedaan pantun, syair, gurindam :

Jumlah baris

Pantun :Terdiri dari empat baris

Syair :Terdiri dari empat baris

Guridam : Terdiri dari dua baris/larik

Jumlah kata tiap baris

Pantun : 8-12 suku kata

Syair : 8-14 suku kata

Gurindam  8-14 suku kata

Pola Rima

Pantun : Rima akhirnya berpola a-b-ab

Syair : Rima akhirnya berpola a-a-a-a

Gurindam : Rima akhirnya berpola a-a

Struktur isi

Pantun : baris pertama dan kedua merupakan sampiran, baris ketiga dan keempat merupakan isi

Syair : semua larik merupakan isi

Gurindam : larik pertama merupakan syarat, sedangkan larik kedua merupakan jawaban, larik pertama dan kedua membentuk kalimat majemuk, umumnya merupakan hubungan sebab akibat

Kesimpulan

Demikianlah informasi yang dapat disajikan. Semoga dengan pembahasan soal di atas dapat mempermudah sobat dalam belajar.

Baca Juga : Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Menyunting Teks Deskripsi

Disclaimer :

  1. Jawaban dan pembahasan pada postingan ini mungkin akan berbeda dengan jawaban sumber lain.
  2. Jadikan postingan ini sebagai salah satu bahan referensi dalam menjawab soal bukan sebagai acuan utama dan satu-satunya.
  3. Postingan ini tidak mutlak kebenarannya.
Arina S

Blogger full time yang sudah mendalami dunia blog sejak 2020 dan berusaha mempelajari dengan lebih baik lagi

Artikel Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.