Sebulan Berbagi Bersama Santri dan Yatim Piatu di Bulan Ramadhan

Suasana pemberian santunan untuk anak yatim oleh Ust. Prayit, Sidanegara

Gurune.net – Ahmad
Prayitnofauzie, S.Pd.I
-Profil ( seorang alumni pondok tua di Purbalingga,  tepatnya PP.Raudlotussholichiin Sukawarah
desa Kalijaran kec. Karanganyar dari tahun 2002 tahun 2013.juga pernah nyantri
tabarukan  di pp.Al Fadlu Kaliwungu
Kendal ,pp.Salafiyah Karangasem  kec.Kertanegara serta pp.Tadzkirotul ikhwab
lemberang  Sokaraja sekaligus menimba
ilmu formal jurusan Tarbiyah di UNSIQ  jateng 
Wonosobo lulus tahun 2013 dan mendapat gelar Sarjana Pendidikan Agama
Islam
)

Bulan Ramadhan merupakan bulan maghfiroh, bulan penuh berkah juga bulan turunya Al Quran, dan
masih banyak orang menyebut keindahan dan keutamaan bulan Ramadhan. Pada bulan
inilah banyak orang berlomba-lomba untuk berbuat 
kebaikan sebanyak mungkin  demi
mendapat berkah dan menggapai ridlo dari Alloh SWT.

Hal inilah yang menginspirasi seorang penyuluh non pns dan
sekaligus kepala TPQ Alirsyad desa Sidanegara kecamatan Kaligondang kab
Purbalingga, bagi masyarakat Sidanegara khususnya. Walisantri bisa mendapatkan
barokah dari kemulyaan bulan Ramadhan, melatih, serta memupuk mereka untuk terbiasa
berbagi dengan yatim piatu dan santri santri TPQ serta madin yang pada akhirnya
akan menjadi  pembiasaan masyarakat secara umum.

Sehingga Ramadhan kali ini munculah ide yg belum pernah dilaksanakan pada
tahun – tahun sebelumnya, kali ini prayitno ketua TPQ Aliryad mengadak suatu kegiatan yang bertajuk  ‘sebulan berbagi dengan yatim piatu dan santri’

Sebuah kegiatan shodaqoh berupa makanan ta’jil untuk 75 sampai 90
para santri juga yatim piatu di setiap harinya selama 28 hari. Kegiatan ini diawali dengan kegiatan seperti biasa yaitu pengajian dari
pukul 12.30 wib sampai dengan  pukul 16.00 WIB sesuai jadwal yang sudah tersusun, setelah
kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sholat Ashar berjamaah di mushola kecil di
depan rumahnya, kegiatan berikutnya dilanjutkan  tadarus
Al Quran yg dibagi menjadi dua kelompok,  masing – masing dimushola Alhuda dan sebagian berada  dimushola al Iman. Sedangkan di tempat yang berbeda
masih dalam satu kawasan tersebut santri diniyyah masih ada yg mengaji, akhir
dari acara  dilanjutkan berbuka puasa
bersama dengan hidangan yang sudah dipersiapkan wali santri serta  masyarakat . Adapun dalam penyediaan hidangan sudah
terjadwal, masing masing kelompok dalam penyedia hidangan terjadwal sampai tanggal 28 Ramadhan.

Sumbar ta’jil ada dari donatur masyarakat dan walisantri .
Kolega dari saudara prayitno mengatakan kalau sumber  santunan yatim piatu selama ini ada yang  dari Taiwan ,Surabaya ,dan Purbalingga.

Menurut Ahmad Prayitnofauzie  Menu ta’jil bermacam macam bahkan bisa lebih
dari puluhan menu,ada menu kolek,bubur kacang ijo,es campur,snak bahkan banyak
yang ditambah dengan nasibok serta menu lain seperti ayam goreng,sayur dll
sangat beragam.

Seorang santri bernama Muhammad Najib mengatakan “katanya
asik bgt bisa buka bareng terus sama teman teman

sedangkan menurut Arfiansah salah
satu santriwati ‘seneng banget bisa buka bareng terus jadi puasanya sampai
terus, juga menunya enak enak
‘ 

Prayitno menambahkan dalam wawancara dengan kami . Beliau mengatakan mempunyai keinginan membuat
tempat ngaji yg lebih representatif juga bisa menampung yatim piatu semoga para donator
bisa menyumbangkan sedikit riskinya sebagai amal untuk akherat kelak.

Profil Pondok pesantren yang sedang digagas Prayitno Fauzi yang belum jadi 100%,

sumber dana dari para donatur. Dan masih membuka lebar para donatur lain yang ber keinginan untuk menyumbangkan sedikit riskinya untuk menyelesaikan pembangunan gedung tersebut.

kegiatan penutup “ Sebulan Berbagi dengan Yatim Piatu dan
Santri” berupa pembagian zakat fitrah dan kegiatan ini merupakan  puncak kegiatan. 

Materi Terkait


Tinggalkan komentar