Sumber Energi Untuk Mengeringkan Ikan

Kamu akan menyanyikan lagu Menanam Jagung secara berkelompok
yang terdiri atas 5 sampai 6 orang.

Perhatikan penjelasan gurumu tentang tempo dan tinggi rendah
nada.

Setiap kelompok akan tampil secara bergiliran.

Ketika ada kelompok yang tampil, setiap siswa memperhatikan
teknik bernyanyi kelompok yang tampil dan membuat catatan pada kertas yang
telah disediakan guru. Catatan lebih diutamakan tentang tempo dan tinggi rendah
nada.

Jagung adalah salah satu sumber daya alam yang berasal dari
bidang pertanian. Indonesia juga kaya dengan sumber daya alam laut. Salah
satunya adalah ikan. Tahukah kamu sumber energi yang digunakan untuk
mengeringkan ikan?


Ayo Mengamati!

Amati gambar berikut.

Diskusikan dengan temanmu tentang
sumber energi yang digunakan untuk mengeringkan ikan.

Tulis kesimpulan dari hasil
diskusimu pada kolom berikut.

Energi yang digunakan dalam pengeringan ikan adalah energi panas. Dasar
pengeringan adalah terjadinya penguapan air ke udara karena perbedaan kandungan
uap air antara udara dengan bahan yang dikeringkan.

Proses pengeringan didasari oleh terjadinya penguapan air (pengisapan
air oleh udara) sebagai akibat perbedaan kandungan air produk dengan udara
sekitar. Makin tinggi perbedaan kandungan uap air di udara dengan produk, maka
semakin banyak kandungan air yang dikeringkan dapat menguap karena kesanggupan
udara untuk menampungnya semakin besar.

Tahukah kamu bahwa Indonesia
merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia? Sebagian besar wilayah
Indonesia adalah kawasan kepulauan dengan sumber daya yang sangat tinggi nilai
ekonomisnya.

Salah satu contohnya adalah
Banyuwangi. Panjang garis pantai kabupaten yang berada paling ujung timur Pulau
Jawa ini sekitar 175 kilometer. Dengan potensi besarnya, Banyuwangi konsisten
menjadi penghasil ikan laut terbesar setelah Bagan Siapiapi. Dan bahkan, hingga
kini masih terus mendominasi hasil perikanan di Indonesia, baik perikanan
tangkap maupun industri perikanan lainnya. Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini
telah berhasil melakukan ekspor hingga ke 18 negara.

Sistem pengalengan sudah cukup
maju. Ditambah lagi industri besar di Pelabuhan Muncar, Banyuwangi terus berkembang.
Kabupaten ini sendiri mencatatkan pertumbuhan produksi ikan tangkap yang
konsisten, yaitu sebesar 31.600 ton pada 2011 dan naik cukup besar menjadi
44.570 ton pada tahun berikutnya.

Pada tahun 2013, produksi ikan
tangkap Banyuwangi mencapai 49.539 ton, dengan jenis ikan tangkap terbanyak
adalah ikan layang dan lemuru. Dalam bidang perikanan, Bayuwangi menyerap
banyak tenaga kerja, mulai dari nelayan, pekerja industri perikanan, hingga
industri rumahan.

Jawab pertanyaan berikut berdasarkan teks.

Bagaimana kaitan antara letak
Banyuwangi dengan sumber daya alam di wilayah tersebut? Jelaskan.

Letak Banyuwangi terletak di daerah pantai sehingga mempunyai potensi
sumber daya alam dari laut yaitu ikan. Panjang garis pantau Banyuwangi yang
berada paling ujung timur Pulau Jawa ini sekitar 175 kilometer. Dengan potensi
besarnya, Banyuwangi konsisten menjadi penghasil ikan laut terbesar setelah
Bagan Siapi-api

Bagaimana kaitan antara sumber
daya alam dengan kehidupan masyarakat Banyuwangi? Jelaskan.

Kabupaten ini sendiri mencatatkan ppertumbuhan produksi ikan tangkapan
yang konsisten. Banyuwangi menyerap banyak tenaga kerja, mulai dari nelayan, pekerja
industri perikanan, hingga industri rumahan

Perhatikan informasi yang diambil dari bacaan tadi.

Pertumbuhan produksi ikan tangkap
di Banyuwangi sebesar 31.600 ton pada 2011, 44.570 ton pada tahun 2012, dan
49.539 ton pada 2013.

Taksirlah jumlah produksi ikan
selama 3 tahun berdasarkan informasi di atas.

Taksiran jumlah produksi = 32.000 =+ 45.000 + 50.000 = 127.000 ton

Jelaskan bagaimana cara kamu melakukan penaksiran.

Cara melakukan penaksiran:

31.600 dibulatkan ke atas menjadi 32.000

44.570 dibulatkan ke atas menjadi 45.000, dan

49.539 dibulatkan ke atas menjadi 50.000

Perhatikan soal berikut.

Seorang nelayan memperoleh ikan
sebanyak 120 kg hari ini. Ikan tersebut dijual sama rata kepada 4 pembeli.

1. Taksirlah berat ikan yang didapatkan oleh setiap
pembeli.

Taksiran ke ratusan 120 kg menjadi 100 kg

100 kg : 4 = 24 kg

2. Jika setiap pembeli membayar Rp 17.000 per kg,
taksirlah berapa uang yang harus dibayar masing-masing pembeli.

Taksiran ke puluhan ribu p 17.000,00 menjadi
Rp 20.000,00

25 x Rp 20.000,00 = Rp 500.000,00

3.  Berapa jumlah total yang diterima penjual?

100 x Rp 20.000,00 = Rp 2.000.000,00

4. Sebanyak 148 warga desa Muara Baru bekerja
sebagai petani, 257 warga bekerja sebagai nelayan, 106 warga bekerja sebagai
buruh pabrik, 467 bekerja sebagai pedagang, 325 warga bekerja sebagai ibu rumah
tangga, dan sisanya tidak mempunyai pekerjaan. Jika jumlah warga desa Muara
Baru adalah 1100 orang, taksirlah jumlah warga yang tidak mempunyai pekerjaan. Seorang
nelayan memperoleh ikan sebanyak 120 kg hari ini. Ikan tersebut dijual sama
rata kepada 4 pembeli.

1.100 – (100 – 200 + 100 + 300 + 300) =
1.100 – 1.000 = 100

Materi Terkait


Tinggalkan komentar