Cara Menghitung Volume Tabung dan Kerucut

Kita patut bersyukur pada Tuhan yang telah menciptakan manusia dengan beragam kemampuan, sehingga bisa saling melengkapi dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Kamu juga dapat belajar berwirausaha. Ayo, kita belajar membuat kemasan produk yang menarik. Kali ini, kita belajar cara membuat tabung dan kerucut

Ayo, kita cari tahu informasi penting tentang tabung dan kerucut terlebih dahulu sebelum kita membuat kemasan.

Tabung

Tabung atau silinder sering kita temui dalam kehidupan kita, misalnya kemasan makanan, drum, kaleng susu, toples, dan lain-lain.

Apakah kamu tahu sifat-sifat tabung?

  1. Tabung memiliki alas (bagian bawah) dan atap (bagian atas) berbentuk lingkaran.
  2. Tabung memiliki 3 sisi, yaitu alas, atap, selimut.
  3. Tabung tidak memiliki titik sudut.
  4. Tabung memiliki 2 buah rusuk, yaitu yang melingkari alas dan atap yang berbentuk lingkaran.

Bagaimana cara menghitung volume tabung?

Langkah 1

Tentukan jari-jari dasar lingkaran

  • Kamu bisa menggunakan lingkaran mana saja karena ukurannya sama.
  • Gunakan penggaris untuk mengukur diameter lingkaran.
  • Bagilah panjang diameter tersebut dengan 2 untuk mendapatkan ukuran jari-jari.
  • Jika ukuran diameter lingkaran adalah 6 cm, maka jari-jarinya adalah 3 cm. Rumus mencari luas alas A = πr2

Langkah 2

Hitung luas salah satu lingkaran

Gunakan rumus mencari luas lingkaran.

» A = πr2.

  • Masukkan jari-jari ke dalam rumus. Berikut cara melakukannya:

» A = π x 32 =

» A = π x 9

  • Karena ukuran π adalah sekitar 3,14 atau , maka luas lingkaran adalah 28,26 cm2.

» A = 3,14 x 9 = 28,26 cm2.

Langkah 3

Cari tinggi tabung

  • Gunakan penggaris untuk mengukur tinggi.
  • Tinggi tabung adalah jarak antara tepi dua basis.
  • Misalkan tinggi tabung di samping adalah 10 cm.

Langkah 4

Kalikan luas lingkaran dengan tinggi

  • Kamu telah mengetahui luas lingkaran pada alas tabung, yaitu 28,26 cm2
  • Kamu juga sudah mengetahui tingginya, yaitu 10 cm
  • Volume tabung adalah luas alas (salah satu lingkaran) dikalikan dengan tinggi.

Jadi, volume tabung di samping adalah 28,26 cm2 x 10 cm = 282,6 cm3.

Kamu sudah mengetahui cara menghitung volume tabung. Sekarang, kamu akan mengenal sifat-sifat dan cara menghitung volume kerucut.

Kerucut

Apakah kamu tahu sifat-sifat kerucut?

  1. Mempunyai sebuah alas yang bentuknya lingkaran
  2. Mempunyai titik puncak di bagian atas
  3. Memiliki selimut (sisi) yang berbentuk lengkungan.

Kamu dapat menghitung volume kerucut dengan mudah apabila tinggi dan jari-jari kerucut tersebut sudah diketahui.

Apakah kamu tahu cara menghitung volume kerucut?

Langkah 1

Cari jari-jari kerucut

  • Jika kamu sudah tahu jari-jari kerucut, lanjutkan ke langkah berikutnya.
  • Jika kamu tahu diameternya, bagi dengan 2 untuk mendapatkan jari-jari.
  • Jika kamu belum mengetahui, gunakan penggaris untuk mengukur diameter lingkaran.
  • Bagi diameter tersebut dengan 2 untuk mendapatkan jari-jari.
  • Misalkan, jari-jari lingkaran kerucut di samping adalah 3 cm.

Langkah 2

Gunakan jari-jari untuk mencari luas lingkaran.

  • Untuk menemukan luas lingkaran, gunakan rumus

» A = πr2.

  • Masukkan jari-jari (r = 3 cm) untuk mendapatkan luas lingkaran

» A = π(3)2 = 3,14 x 9

» A = 28,26 cm2.

Langkah 3

Cari tinggi kerucut

  • Jika tinggi kerucut belum diketahui, kamu dapat menggunakan penggaris
  • untuk mengukurnya.
  • Misalkan tinggi kerucut di sampingadalah 10 cm.

Langkah 4

Kalikan luas lingkaran dengan tinggi kerucut

Kalikan daerah dasar 28,26 cm2 dengan tinggi 10 cm.

Jadi, 28,26 cm2 x 10 cm = 282,6 cm3

Langkah 5

Bagilah hasilnya dengan tiga

  • Bagi 282,6 cm3 dengan 3 untuk menemukan volume kerucut.

Jadi volume kerucut di samping adalah 282,6 cm3/3 = 94,2 cm3.

Volume Kerucut = 1/3 L alas x Tinggi

Volume Silinder = L alas x Tinggi

Ayo Berlatih

Selesaikan soal-soal berikut.

  1. Sebuah kemasan cendera mata berbentuk tabung dengan tinggi 12 cm.Diameter alas tabung tersebut adalah 6 cm. Hitunglah volume tabung tersebut.

V = luas alas x tinggi

V = π x r2 x t

V = 3,14 x 32 x 12

V = 3,14 x 9 x 12

V = 339,12 cm3

Jadi, volume tabung tersebut adalah 339,12 cm3

2. Sebuah kemasan makanan berbentuk kerucut. Tinggi kerucut tersebut adalah 15 cm. Jari-jari alas kerucut berukuran 3 cm. Hitunglah luas kerucut tersebut.

Garis pelukis (s):

s = √(jari-jari x jari-jari) + (tinggi x tinggi)

s = √r2 + t2

s = √32 + 152

s = √9 + 225

s = √334

s = 18,28 cm

Luas kerucut:

L = luas alas + luas selimut

L = (π x r2) + (π x r x s)

L = (3,14 x 32) + (3,14 x 3 x 18,28)

L = (3,14 x 9) + (172,2)

L = 28,26

L = 200,46 cm2

Jadi, luas kerucut tersebut adalah 200,46 cm2.

3. Perhatikan kemasan berikut.

Kemasan tersebut terdiri atas bangun gabungan tabung dan kerucut. Hitunglah volumenya.

Volume tabung (Va)

Va = π x r2 x t

Va = 22/7 x 72 x 12

Va = 22/7 x 49 x 12

Va = 1.848 cm3

Volume kerucut (Vb)

Vb = π x r2 x t x 1/3

Vb = 22/7 x 72 x (18-12) x 1/3

Vb = 22/7 x 49 x 6 x 1/3

Vb = 308 cm3

Volume total (Vt)

Vt = Va + Vb

Vt = 1.848 + 308

Vt = 2.156 cm3

Jadi, volume bangun gabungan tersebut adalah 2.156 cm3.

Jaring-jaring tabung dan kerucut berikut dapat membantumu untuk membuat kemasan.

Materi Terkait


Tinggalkan komentar