Jawaban Dari Bacaan Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia

Mozaik merupakan karya seni
tempel yang memadukan lembaran bahan yang disusun membentuk sesuai yang
dikehendaki. Bahan-bahan yang dapat digunakan untuk membuat mozaik antara lain:
pecahan kaca, serpihan keramik, sobekan kertas, daun, bahkan kayu. Pembuatan
karya seni ini menggunakan serpihan/potongan bahan yang kemudian ditempelkan
pada media kertas, kanvas, lantai maupun dinding menggunakan lem. Dalam membuat
mozaik bahan yang digunakan harus satu jenis bahan.

Aplikasi merupakan karya seni
yang dibuat dengan cara menempelkan guntungan-guntingan kain yang dibentuk
sesuai dengan keinginan, misalnya: buah, bunga, binatang, dan lain-lain.
Aplikasi dapat dijadikan alternative untuk menghias baju yang polos atau
menutupi kain yang sobek sehingga terlihat lebih bagus.

Sumber: www.mello.id

Ayo Mencoba

Buatlah satu karya mozaik atau
aplikasi.

1.   Untuk
karya mozaik, kamu dapat menggunakan kertas warna-warni. Gunting kecil-kecil
kertas warna-warni. Selanjutnya buatlah sketsa gambar, lalu tempelkan
guntingan-guntingan kertas pada bidang gambar. Perhatikan komposisi warna
supaya menarik.

2.   Untuk
karya aplikasi, siapkan benda yang akan kamu beri hiasan. Sebagai contoh kamu
akan menghias sampul bukumu. Siapkan kertas warna sesuai warna yang kamu
inginkan. Buatlah bentuk-bentuk gambar pada kertas warna, lalu guntinglah.
Tempelkan guntingan bentukbentuk gambar pada sampul bukumu. Atur komposisi
gambar sesuai keinginanmu.

Cara membuat karya mozaik:

1.       Buatlah
gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.

2.       Siapkan
bahan untuk kolase, misalnya kertas atau kain.

3.       Potong-potong
kain atau kertas menjadi potongan kecil-kecil.

4.       Tempelkan
potongan-potongan bahan pada gambar.

 

Cara membuat karya aplikasi:

1.  Siapkan
bahan untuk aplikasi, misalnya kain atau kertas (kertas berwarna atau kertas
bekas kalender).

2.       Rancanglah
gambar pada selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih.

3.     Potonglah
kain atau kertas menjadi bentuk tertentu, misalnya daun, bunga, binatang, atau
bentuk-bentuk lain sesuai dengan gambar rancangan.

4.       Tempelkan
potongan bentuk tersebut pada benda yang akan dihias. Tempelkan menggunakan lem
atau dengan menjahit jika aplikasi menggunakan kain.

Ayo Membaca

Bacalah teks berikut!

Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia

Ki Hajar Dewantara diberi gelar
sebagai Bapak Pendidikan Indonesia. Pemberian gelar itu ditetapkan pada tahun
1959 oleh Presiden Soekarno. Gelar itu diberikan kepada Ki Hajar Dewantara atas
jasa beliau merintis pendidikan umum di Indonesia. Hari kelahiran Ki Hajar
Dewantara tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara lahir dari
keluarga ningrat di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Nama aslinya Raden Mas
Soewardi Soeryaningrat. Namun, pada usia 40, beliau berganti nama menjadi Ki
Hajar Dewantara. Beliau tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan Raden Mas,
karena beliau ingin dekat dengan rakyat.

Beliau lulus dari ELS (Sekolah
Dasar Belanda), lalu melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) namun
tidak selesai. Ki Hajar Dewantara menjadi wartawan di banyak surat kabar, yaitu
Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, De Express, Poesara, Sedyotomo,
dan Midden Jaya. Tulisan-tulisan beliau mampu membangkitkan semangat kebangsaan
orang Indonesia.

Ki Hajar Dewantara juga aktif
dalam kegiatan politik. Melalui organisasi Boedi Oetomo, beliau menyuarakan
pentingnya persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara. Pada tahun 1912
beliau bersama Douwes Dekker dan Cipto Mangunkoesomo mendirikan Indische
Partij. Indische Partij merupakan partai yang bertujuan mencapai kemerdekaan
Indonesia.

Pada tahun 1913, Ki Hajar
Dewantara mengkritik perayaan 100 tahun bebasnya Belanda dari penjajahan
Perancis. Akibatnya beliau dibuang ke negeri Belanda. Di sana beliau
mempelajari pendidikan dan pengajaran.

Selanjutnya, pada tanggal 3 Juli
1932 Ki Hajar Dewantara kembali ke Indonesia. Beliau mendirikan Perguruan
Nasional Taman Siswa. Dari sekolah inilah lahir konsep pendidikan nasional.
Saat Indonesia merdeka dan menjadi republik, Ki Hajar Dewantara diangkat menjadi
Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Indonesia. Ki Hajar Dewantara
wafat pada tanggal 28 April 1959. Jasanya terus dikenang oleh bangsa Indonesia.

(Sumber: http://kidnesia.com/Embed/Boleh-Tahu/Ilmu-Pengetahuan-Umum/Ki-Hajar-Dewantara-Bapak-Pendidikan-Indonesia)

ü  Tugas

Bacalah teks “Ki Hajar Dewantara,
Bapak Pendidikan Indonesia”.

1.      
Tuliskan kata sulit pada teks, lalu carilah artinya.

No

Kata Sulit

Artinya

1

Gelar

Sebutan kehormatan,
kebangsawanan, atau kesarjanaan yang biasanya ditambahkan pada nama orang

2

Merintis

Memelopori
(mengerjakan untuk pertama kali)

2.  Tuliskan gagasan pokok setiap paragraf pada teks
“Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia”.

·   
Gagasan
pokok paragraf 1: Ki Hajar Dewantara diberi gelar sebagai Bapak Pendidikan
Indonesia

·   
Gagasan
pokok paragraf 2: Ki Hajar Dewantara lahir dari keluarga ningrat di Yogyakarta
pada tanggal 2 Mei 1889

· Gagasan
pokok paragraf 3: Tulisan-tulisan beliau mampu membangkitkan semangat
kebangsaan orang Indonesia

·   
Gagasan
pokok paragraf 4: Indische Partij merupakan partai yang bertujuan mencapai
kemerdekaan Indonesia.

·   
Gagasan
pokok paragraf 5: Pada tahun 1913, Ki Hajar Dewantara mengkritik perayaan 100
tahun bebasnya Belanda dari penjajahan Perancis

·   
Gagasan
pokok paragraf 6: Jasanya terus dikenang oleh bangsa Indonesia

3.      
Tuliskan informasi baru yang kamu dapatkan dari
teks tersebut.

·   
Ki Hajar
Dewantara lahir dari keluarga ningrat di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889

·   
Ki Hajar
Dewantara diberikan gelar “Bapak Pendidikan Nasional” oleh presiden Soekarno
pada tahun 1959

·   
Nama asli
Ki Hajar Dewantara adalah Raden Mas Soewardi Soeryaningrat

·   
Ki Hajar
Dewantara tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan Raden Mas, karena beliau
ingin dekat dengan rakyat.

·   
Beliau
lulus dari ELS (Sekolah Dasar Belanda), lalu melanjutkan ke STOVIA (Sekolah
Dokter Bumiputera) namun tidak selesai

·   
Ki Hajar
Dewantara dibuang ke Belanda karena mengkritik perayaan 100 tahun bebasnya
Belanda dari penjajahan Perancis

·   
Pada tahun
1932 Ki Hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa

·   
Ki Hajar
Dewantara wafat pada tanggal 28 April 1959

4.      
Buatlah laporan tertulis tentang teks tersebut.
Serahkan hasil tulisanmu kepada Bapak/Ibu guru.

Ki Hajar Dewantara lahir dari keluarga
ningrat di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Ki Hajar Dewantara diberikan
gelar “Bapak Pendidikan Nasional” oleh presiden Soekarno pada tahun 1959. Hari
kelahiran Ki Hajar Dewantara tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan
Nasional. Pada tahun 1912 beliau bersama Douwes Dekker dan Cipto Mangunkoesomo
mendirikan Indische Partij. Indische Partij merupakan partai yang bertujuan
mencapai kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1932 Ki Hajar Dewantara mendirikan
Taman Siswa. Ki Hajar Dewantara wafat pada tanggal 28 April 1959

 

 

 

Materi Terkait


Tinggalkan komentar