Ringkasan Materi Kemagnetan. IPA SMP Kelas 9.

gurune.net – Ringkasan Materi Kemagnetan. Sobat guru, pada mata pelajaran IPA kelas 9 semester 2 kita mempelajari materi kemagnetan. Kali ini gurune akan membagikan ringkasan materi mengenai kemagnetan seperti pengertian magnet, pengertian medan magnet, cara menentukan kutub magnet, sifat kemagnetan pada benda, bentuk-bentuk magnet, cara membuat magnet, cara menghilangkan sifat kemagnetan, medan magnet pada bumi dan fungsi medan magnet pada bumi.

Apa itu Magnet ?

Magnet adalah benda yang memiliki kemampuan menarik benda–benda lain yang ada di sekitarnya. Kata magnet berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu Magnesian. Magnesia adalah nama sebuah wilayah di Yunani pada masa lalu yang kini bernama Manisa (sekarang berada di wilayah Turki). Di wilayah tersebut terkandung batu magnet yang ditemukan sejak zaman dulu.Magnet memiliki daerah yang disebut medan magnet yang dapat menarik benda-benda magnetik.

Apakah Medan Magnet itu?

Medan magnet adalah daerah di sekitar magnet yang dapat memengaruhi magnet atau benda yang dapat ditarik magnet. Medan magnet digambarkan dengan garis-garis medan magnet seperti gambar berikut.

Garis-garis medan magnet memiliki karakteristik :

  • Setiap garis tidak pernah berpotongan satu sama lain
  • Semakin rapat garis-garis medan magnet, maka semakin besar gaya magnetnya pada wilayah tersebut.
  • Garis-garis ini membentuk suatu lingkaran tertutup dan tetap menyambung di dalam material magnet.
  • Medan magnet akan selalu memiliki arah dari kutub Utara (North) ke Selatan (South).
  • Garis-garis ini dapat divisualisasikan secara nyata. Cara yang paling sederhana adalah dengan menyebarkan bubuk pasir besi di sekitar magnet dan akan menghasilkan karakteristik yang sama seperti pada garis-garis medan magnet.
Baca Juga :  Jurusan Kehutanan Terbaik di Indonesia

Apa saja bentuk-bentuk magnet 

Apakah magnet hanya berbentuk batang saja? ternyata tidak. Terdapat beberapa bentuk magnet diantaranya adalah :

  1. Magnet ladam
  2. Magnet U
  3. Magnet batang
  4. Magnet silinder
  5. Magnet lingkaran
  6. Magnet cincin
  7. Magnet jarum

Setiap bentuk magnet, memiliki kutub magnet di kedua sisinya yaitu kutub utara dan selatan.

Bagaimana menentukan Kutub Magnet ?

Seperti kita tahu, magnet selalu memiliki dua kutub, yaitu kutub utara dan kutub selatan. Penentuan kutub magnet batang dapat dilakukan dengan percobaan sederhana dengan meletakkan magnet batang di atas gabus lalu apungkan di permukaan air. Ujung magnet yang menunjuk ke arah utara adalah kutub utara magnet, dan ujung magnet yang menunjuk arah selatan adalah kutub selatan magnet

Apa yang terjadi jika magnet didekatkan?

Kutub-kutub magnet yang sama bila didekatkan akan tolak menolak, sedangkan kutub-kutub magnet yang berbeda bila didekatkan akan tarik-menarik. Kutub-kutub ini selalu ada pada setiap magnet walaupun magnet tersebut dipotong menjadi potongan magnet kecil.

Sifat kemagnetan pada benda

Apakah semua benda dapat ditarik oleh magnet? Ternyata tidak. Tidak semua benda dapat ditarik oleh magnet. hanya benda tertentu yang memiliki sifat kemagnetan yang dapat ditarik oleh magnet. Berikut klasifikasinya.

  • Feromagnetik adalah benda-benda yang dapat ditarik kuat oleh magnet misal besi, baja, kobalt, dan nikel.
  • Paramagnetic adalah benda-benda yang ditarik lemah oleh magnet misal magnesium, molibdenum, dan lithium.
  • Diamagnetic adalah benda-benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet misal perak, emas, tembaga, dan bismut.

Bagaimana Cara Membuat Magnet ?

Magnet dapat dibuat melalui 3 cara :

  1. Menggosok

Besi dapat dijadikan magnet dengan cara menggosok. Besi digosok dengan arah yang tetap, agar magnet elementer dapat diatur untuk menuju ke satu arah saja. Ujung kutub selatan magnet yang digosokkan dari ujung besi B ke A akan mengubah besi menjadi magnet dengan kutub selatan pada ujung B dan kutub utara pada ujung A. Jadi, ujung batang besi yang pertama kali digosok akan memiliki kutub yang sama dengan kutub magnet yang menggosoknya.

Baca Juga :  Peralatan dengan Prinsip Kerja Induksi Elektromagnetik

 

  1. Induksi

Induksi adalah mendekatkan besi dengan magnet selama beberapa waktu. Sifat magnet menunjukkan bahwa magnet akan tarik-menarik jika kutub yang berbeda didekatkan, dan tolak-menolak jika kutub yang sama didekatkan, sehingga ujung B akan menjadi kutub utara dan ujung A akan menjadi kutub selatan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa ujung besi atau baja yang berdekatan dengan kutub magnet batang akan memiliki kutub yang berlawanan dengan kutub magnet penginduksinya.

  1. Elektromagnet

Elektromagnet adalah meliliti besi atau baja dengan kawat penghantar yang dialiri arus DC. Mengapa menggunakan arus DC? Karena arus DC dapat menyamakan arah magnet elementer pada besi atau baja.

Kutub magnet besi atau baja yang terbentuk tergantung pada arah lilitan kawat penghantar. Jika arah arus berlawanan dengan arah jarum jam, maka ujung A besi atau baja tersebut akan menjadi kutub utara dan ujung B akan menjadi kutub selatan. Sebaliknya, jika arah arus searah dengan jarum jam, maka ujung A besi atau baja akan menjadi kutub selatan dan ujung B akan menjadi kutub utara.

Apakah sifat magnet bisa hilang? 

Pada prinsipnya, sifat kemagnetan dapat dihilangkan dengan cara mengacak arah magnet elementernya. Setidaknya ada 3 cara untuk menghilangkan sifat kemagnetan yaitu :

  • memukul-mukul magnet
  • memanaskan
  • meliliti magnet dengan arus bolak balik atau AC

Apakah bumi memiliki medan magnet?

Bumi memiliki medan magnet, yaitu daerah di sekitar bumi yang masih dipengaruhi oleh gaya tarik magnet bumi. Tahukah kamu apa buktinya? Jika kamu meletakkan magnet batang secara bebas, misalnya meletakkan pada sterofoam di atas air, maka magnet akan bergerak dan menunjuk pada arah kutub utara dan kutub selatan.

Kutub utara magnet bumi berada di sekitar kutub selatan bumi, sedangkan kutub selatan magnet bumi berada di sekitar kutub utara bumi. Ketidaktepatan kutub utara dan kutub selatan magnet bumi disebut deklinasi. Selain adanya ketidaktepatan penunjukan arah kutub utara dan kutub selatan magnet bumi, ternyata medan magnet bumi juga membentuk sudut dengan horizontal permukaan bumi, atau yang disebut dengan sudut inklinasi.

Baca Juga :  Lestarikan Sungai dengan Prokasih

Apa fungsi medan magnet bumi?

Medan magnet bumi berfungsi untuk melindungi penduduk bumi dari radiasi kosmik (partikel listrik yang dihasilkan oleh matahari atau benda-benda langit lainnya) yang dapat membahayakan kesehatan. Dengan adanya medan magnet bumi, partikel listrik tidak dapat masuk ke seluruh permukaan bumi, tetapi akan tertarik menuju ke kutub-kutub magnet bumi. Saat menabrak atmosfer bumi, partikel listrik tersebut terionisasi (peristiwa lepasnya elektron dari nukleon) dan membentuk plasma lemah (gas super yang dipanaskan agar elektron terlepas dari nukleon). Tampilan indah cahaya plasma inilah yang kemudian dikenal sebagai aurora.

Penutup

Demikian ringkasan materi mengenai kemagnetan yang dipelajari pada mata pelajaran IPA Kelas 9. Semoga dapat mempermudah sobat guru dalam memahami materi kemagnetan.

Pencarian Populer : contoh soal magnet kelas 9,MATERI SMP MAGNET PDF2020,MATERIKEMAGNETAN SMP KELAS 9,teori kemagnetan smp kelas 9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.