Keragaman Agama di Indonesia

Meskipun beragam suku bangsa dan bahasa, tetapi seluruh penduduk Indonesia merupakan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Hal itu juga tertuang dalam lagu berikut ini.

Ayo Mengamati

Dengarkan Bapak/Ibu guru menyanyikan lagu ini.

Ayo Mencoba

  1. Pada teks lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”, tandailah syair lagu bernada tinggi dan syair lagu bernada rendah.
  2. Cobalah menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Perhatikan tinggi rendah nadanya.
  3. Mintalah temanmu membunyikan alat musik bernada (misalnya: pianika atau seruling) sesuai notasi lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Dengan mengikuti nada alat musik yang dimainkan temanmu itu, kamu akan lebih terbantu dalam menyanyikan sesuai nada yang benar. Lakukan bergantian hingga kamu dapat menyanyikan dengan tepat.

Tahukah kamu tinggi rendah nada?

Berikut adalah urutan tinggi rendah nada pada notasi angka.

Semakin ke kanan nada semakin tinggi. Pada notasi not balok, semakin ke atas letak nada akan semakin tinggi bunyi nada tersebut.

Ayo Mengamati

Perhatikan notasi lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Di bagian kiri atas lagu itu terdapat tulisan “Tempo = lambat.” Tanda tempo adalah tanda yang digunakan untuk menunjukkan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan. Secara umum lagu dinyanyikan dalam tiga tempo, yaitu: cepat, sedang, dan lambat. Berikut istilah tanda tempo.

Tanda TempoArtinyaKeterangan
AllegroCepatlebih dari 60 ketukan/menit
ModeratoSedang60 ketukan/menit
LargoLambatkurang dari 60 ketukan/menit

Kamu telah menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Dengan lagu itu, kamu semakin mengerti bahwa meskipun di Indonesia terdapat beragam suku, kita tetap satu bangsa Indonesia. Selain keragaman suku bangsa dan bahasa, di Indonesia juga memiliki keragaman agama. Apa agamamu? Apa agama teman-teman di sekolahmu?

Ayo Membaca

Keragaman Agama di Indonesia

Letak geografis Indonesia di antara dua samudera dan dua benua menjadikan Indonesia sebagai pusat lalu lintas perdagangan internasional. Salah satu akibatnya, terjadilah persebaran agama dari para pedagang asing yang berdagang dan singgah di Indonesia. Pada awalnya masuk agama Hindu dan Buddha yang dibawa bangsa India. Selanjutnya, datang bangsa Gujarat membawa ajaran agama Islam, bangsa Eropa membawa ajaran agama Katolik dan Kristen, serta bangsa Cina membawa ajaran agama Konghucu. Jadi, keragaman agama telah ada sejak zaman dahulu. Dalam suasana keragaman beragama itu, setiap warga negara Indonesia dijamin haknya untuk memeluk keyakinan atau kepercayaan masing-masing. Di Indonesia terdapat enam agama yang diakui negara. Keenam agama/kepercayaan itu yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Pemeluk agama diwajibkan menjalankan ajaran agama masing-masing. Setiap agama memiliki tata cara beribadah, kitab suci, dan tempat ibadah yang berbeda. Negara memberikan kebebasan bagi semua pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajarannya masing-masing.

Ayo Berdiskusi

Bersama teman sekelompokmu, carilah informasi-informasi berikut.

  1. Nama kitab suci setiap agama di Indonesia
  2. Tempat beribadah setiap agama di Indonesia.
  3. Hari-hari besar setiap agama di Indonesia.

Tuliskan hasil diskusimu dalam sebuah peta pikiran seperti contoh berikut.

Perhatikan kembali teks “Keragaman Agama di Indonesia”.

  1. Tuliskan gagasan pokok dari setiap paragraf.

Gagasan pokok paragraf 1: Di Indonesia terdapat enam agama yang diakui negara

Gagasan pokok paragraf 2: Negara memberikan kebebasan bagi semua pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajarannya masing-masing

2. Tuliskan pengetahuan baru yang kamu dapat dari teks tersebut.

Di Indonesia terdapat enam agama yang diakui negara. Keenam agama/kepercayaan itu yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu

3. Tulislah kembali teks “Keragaman Agama di Indonesia” dengan bahasamu sendiri. Tulislah menggunakan ejaan yang tepat.

Indonesia memiliki keragaman agama karena Indonesia merupakan pusat lalu lintas perdagangan internasional sehingga banyak pedagang yang singgah menyebarkan agamanya. Keragaman agama yang dianut penduduk Indonesia sudah terjadi sejak zaman dahulu. Di Indonesia terdapat enam agama/kepercayaan yang diakui Negara yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Pemeluk agama diwajibkan menjalankan ajaran agama masing-masing. Negara memberikan kebebasan bagi semua pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajarannya masing-masing.

Materi Terkait


Tinggalkan komentar