Bacaan Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam

Gurune.net – Halo adik – adik dan sobat gurune.net dimanapun berada kali ini kita akan belajar tentang materi Bacaan Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam. Materi ini merupakan materi kelas 6 SD/MI Subtema 2. Buat adik – adik siswa kelas 6 SD mapun MI dalam pembahasan ini sudah gurune berikan contoh jawaban dari pertanyaan yang ada, akan tetapi itu hanya acuan saja. Adik – adik bisa kembangkan sendiri sesuai kemampuan masing-masing. Selamat Belajar.

Bacaan Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam

Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam Halaman 55

Ayo Membaca

Pagi itu, daerah tempat tinggal Dayu kembali diguyur hujan. Hujan turun tak henti-hentinya, hampir dua hari lamanya. Saat Dayu menonton televisi, dilihatnya berita mengenai beberapa daerah yang terkena bencana banjir. Banjir merupakan peristiwa alam yang sering terjadi ketika musim hujan tiba. Dayu ingin mengetahui lebih jauh mengenai bencana banjir. Yuk, kita baca bersama.

Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam Halaman 55

Simaklah bacaan yang akan dibacakan oleh gurumu!

Cermati informasi-informasi yang disampaikan dalam bacaan tersebut. Catatlah gagasan utama dan informasi penting yang kamu temukan dalam tiap paragraf pada bacaan.

Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam

Memasuki musim hujan, terjadi peningkatan curah hujan di beberapa wilayah di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri banjir pun melanda di berbagai tempat. Berbagai faktor penyebab banjir berulang dari tahun ke tahun. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, penebangan liar, pembangunan permukiman tanpa mengindahkan topografi wilayah merupakan penyebab bencana tersebut. Pendangkalan dan penyempitan badan sungai membuat sungai meluap. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor alam. Namun, ada pula ulah manusia yang mempercepat terjadinya hal ini. Menjamurnya rumah di bantaran sungai, misalnya. Permasalahan ini sering terjadi di kota yang berpenduduk padat.

Di sisi lain, penertiban permukiman liar di bantaran sungai juga menjadi kesulitan pemerintah daerah sepanjang waktu. Dari tahun ke tahun, warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta harus selalu siaga ketika curah hujan mulai meninggi. Luapan sungai dapat terjadi hingga ketinggian 1-2 meter di dalam rumah. Bukan hanya barang yang harus di selamatkan, nyawa pun menjadi taruhannya. Sudah diperingatkan bahwa permukiman di bantaran sungai sangat berisiko ketika curah hujan tinggi. Namun, tetap saja mereka kembali ketika banjir telah surut. Tumbuhnya permukiman liar di bantaran sungai mendorong penyempitan badan sungai.

Aktivitas harian warga, seperti mencuci dan membuang sampah di sungai juga makin mempercepat pendangkalan sungai. Di Manado, Sulawesi Utara, rawan banjir dan longsor justru terjadi akibat pembangunan kota yang tidak mengindahkan topografi. Sebagian besar wilayah Manado terdiri atas perbukitan, sementara wilayah daratan dengan permukaan datar sangat terbatas luasnya. Sejalan dengan bertambahnya penduduk, banyak bukit dan lereng kemudian diubah menjadi perumahan.

Sumber: htpp//microsite.metronews.com, 16 Januari 2014

Membaca sekilas dilakukan di dalam hati atau tanpa suara untuk menemukan gagasan utama. Gagasan utama disebut juga ide utama atau inti dari sebuah paragraf. Gagasan utama dalam paragraf dapat ditemukan di awal, tengah, atau akhir paragraf.

Dalam teks agak panjang, biasanya terdapat 150-200 kata. Teks di susun dari gagasan utama dan gagasan pendukung. Setiap paragraf memiliki satu gagasan utama yang merupakan inti dari pesan yang akan disampaikan. Beberapa gagasan utama paragraf dapat dijadikan dasar untuk menemukan pokok pikiran dari suatu teks. Oleh sebab itu, sebelum mencari pokok pikiran dari suatu teks, temukan dahulu gagasan utama setiap paragraf. Presentasikan di depan kelas, gagasan utama dan informasi penting dalam setiap paragraf.

Sebelum presentasi, tuliskan terlebih dahulu gagasan utama dan informasi penting pada tiap paragraf di peta konsep yang disediakan di bawah ini!

Jawaban :

Paragraf  1

Gagasan Utama

Penyebab banjir

Informasi Penting
  • Musim hujan dan curah hujan meningkat
  • Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan
  • Terjadi Pendangkalan dan penyempitan badan sungai membuat air meluap

Paragraf  2

Gagasan Utama

Permukiman di bantaran Sungai Ciliwung dapat menyebabkan Banjir

Informasi Penting
  • Penertiban permukiman liar di bantaran sungai Ciliwung
  • Resiko ketika musim hujan di permukiman di bantaran sungai

Paragraf  3

Gagasan Utama

Banjir dan longsor akibat pembangunan yang tidak mengindahkan topografi di Manado

Informasi penting :

  • Di Manado, banjir dan longsor akibat pembangunan
  • Ada Banyak bukit dan lereng yang diubah menjadi perumahan

Berdasarkan gagasan utama dan informasi penting yang kamu temukan, buatlah sebuah ringkasan singkat tentang bacaan “Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam”.

Ringkasan Bacaan Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam

Bencana banjir sering menimpa masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan curah hujan di Indonesia cukup tinggi pada musim penghujan. Banjir juga disebabkan karena kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan masih rendah, seperti membuang sampah sembarangan di sungai. Banjir Juga terjadi akibat pendangkalan dan penyempitan badan sungai karena banyak permukiman di bantaran sungai.

Contohnya adalah permukiman di bantaran sungai Ciliwung. Penertiban sering dilakukan oleh pemerintah. Penertiban ini dilakukan karena resiko yang dihadapi masyarakat yang tinggal di permukiman bantaran sungai Ciliwung cukup tinggi karena banjir yang sangat berbahaya.

Banjir juga disebabkan pembangunan yang tidak mengindahkan topografi . Di Manado, pemukiman banyak didirikan di daerah perbukitan karena dataran rendah sangat sedikit. Hal ini menyebabkan tanah menjadi sulit untuk menyerap air yang pada akhirnya dapat menyebabkan banjir

Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam Halaman 58

Ayo Mencoba

Perhatikan artikel di bawah. Mintalah temanmu membacakan artikel tersebut untukmu! Catatlah kata kunci dan informasi penting yang kamu dapatkan dari artikel yang dibacakan oleh temanmu tersebut. Lakukan kegiatan tersebut secara bergantian.

KOMPAS.com – Banjir yang melanda Mojokerto, Senin (27/3/2017), menyebabkan lumpuhnya kegiatan aktivitas belajar-mengajar di Kecamatan Mojoanyar.

Di Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, siswa SMP Negeri 2 Mojoanyar diliburkan karena banjir setinggi 80 sentimeter masuk hingga dalam ruang kelas dan guru. Banjir ini merupakan genangan paling tinggi dibandingkan banjir sebelumnya.

“Ini sudah dua kali dalam dua tahun terakhir banjir yang paling tinggi. Banjir ini kiriman dari luberan kali di depan yang sudah tidak dapat menampung lagi karena hujan terus-terusan sejak Minggu sore,” kata Ngateman, penjaga SMP Negeri 2 Mojoanyar, Senin.

Selain di SMP Negeri 2, aktivitas belajar-mengajar juga diliburkan di SD Negeri Gebangmalang 1, SD Negeri Gebangmalang 2 dan SMK Negeri 1 Mojoanyar. Banjir di Mojokerto disebabkan hujan deras selama dua hari berturut-turut hingga Minggu (26/3/2017) malam.

Bandingkan kata kunci dan informasi yang kamu temukan dengan kata kunci dan informasi penting yang ditemukan oleh temanmu.

Jawaban:

Kata kunci :

Banjir

Informasi penting :

Banjir menyebabkan lumpuhnya aktivitas belajar-mengajar di Sekolah

Banjir terjadi karena luberan sungai dan hujan deras selama dua hari berturut-turut

SMP Negeri 2, SD Negeri Gebangmalang 1, SD Gebangmalang 2, SMK Negeri 1 Mojoanyar

diliburkan karena banjir

Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam Halaman 59

Ayo Berlatih

Di bawah ini akan disajikan informasi tentang musim yang terjadi di berbagai belahan dunia. Latihlah keterampilan menyimakmu dengan mengikuti langkah-langkah kegiatan di bawah ini!

  1. Mintalah teman sebangkumu untuk membacakan teks bacaan yang berjudul “Ada Dua, Ada Empat”.
  2. Catatlah gagasan utama yang kamu dapatkan dari tiap paragraf bacaan yang dibacakan tersebut.
  3. Bacalah kembali dalam hati bacaan yang berjudul “Ada Dua, Ada Empat” dan garis bawahi gagasan utama yang kamu temukan di tiap paragraf.
  4. Cocokkan gagasan utama yang kamu dapatkan dari bacaan yang dibacakan oleh temanmu dengan gagasan utama yang kamu dapatkan ketika membaca bacaan dalam hati.
  5. Apakah ada persamaan? Apakah kamu menemukan perbedaan? Lakukan kegiatan ini secara bergantian dengan temanmu.

Ada Dua, Ada Empat

Mungkin kamu pernah bertanya-yanya di dalam hati, mengapa di Indonesia hanya ada musim hujan dan musim kemarau? Tidak seperti negara-negara subtropis yang memiliki empat musim. Keempat musim di negara-negara subtropis tersebut adalah musim dingin, semi, gugur, dan musim panas. Pada musim dingin, tanah diselimuti salju seputih kapas. Pada musim semi, bunga-bunga bermekaran dengan indahnya. Saat musim gugur, daun- daun berwarna cokelat keemasan kemudian berguguran dari batangnya. Ada pula musim panas, saat jangka waktu siang hari berlangsung sangat lama dari malam hari, bahkan dapat berlangsung hanya selama 4-5 jam saja.

Perbedaan musim di negara tropis terjadi karena ketika mengorbit, poros Bumi dalam keadaan miring. Pada bulan Desember, saat poros di belahan Bumi utara mengalami kemiringan terjauh dari Matahari sehingga sedikit mendapatkan sinar matahari. Akibatnya, terjadilah apa yang kita kenal sebagai musim dingin. Di sisi belahan Bumi selatan, pada waktu bersamaan, terjadi musim panas. Sementara itu, di bagian ’tengah’ poros Bumi, yaitu bagian yang dekat dengan garis ekuator, poros tidak terlalu mengalami kemiringan. Banyaknya sinar Matahari cenderung stabil sepanjang tahun. Pada bagian Bumi ini, arah dan kecepatan anginlah yang berperan memengaruhi musim.

Angin terjadi karena perbedaan tekanan udara. Baik dua maupun empat musim adalah sama-sama karunia Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya harus kita syukuri karena menjadikan tempat-tempat di muka Bumi ini sempurna dengan ciri khasnya masing-masing.

Gagasan utama yang aku dapatkan dari bacaan yang dibacakan oleh temanku:

 (Disini sobat diminta untuk mencatat gagasan utama yang sobat dapatkan dari bacaan serta gagasan utaman yang dibacakan oleh teman yang lain)

Gagasan utama yang aku dapatkan setelah membaca bacaan dalam hati:
Paragraf 1 :

Penyebab terjadinya 4 Musim di negara Subtropis

Paragraf 2 :

Arah dan kecepatan angin dapat mempengaruhi musim di bagian tengah poros bumi

Paragraf 3 :

Kita harus bersyukur dengan berbagai tempat dengan ciri khasnya masing-masing

Berdasarkan teks bacaan “Ada Dua, Ada Empat“, jelaskan penyebab terjadinya perbedaan musin di Bumi!

Terjadinya musim yang berbeda karena ketika mengorbit, poros Bumi dalam keadaan miring. Pada bulan Desember, saat poros di belahan Bumi Utara mengalami kemiringan terjauh dari Matahari sehingga sedikit mendapat sinar matahari. Akibatnya terjadilah apa yang dikenal sebagai musim dingin. Di sisi belahan Bumi Selatan, pada waktu bersamaan, terjadi musim panas. Di bagian tengah poros Bumi, yaitu bagian yang dekat dengan garis ekuator, poros tidak terlalu mengalami kekeringan. Pada bagian Bumi ini, arah dan kecepatan anginlah yang berperan memengaruhi musim

Penutup

Demikanlah belajar tentang materi Bacaan Banjir Bukan Sekadar Bencana Alam. Semoga Bermanfaat!

Jangan Lupa baca materi lainya :

Materi Terkait


Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.