Induksi Magnet dan Gaya Lorentz. Materi IPA SMP Kelas 9

gurune.net – Induksi Magnet dan Gaya Lorentz. Materi IPA SMP Kelas 9. Sobat guru, setelah kita membahas materi kemagnetan pada postingan sebelumnya, kali ini gurune akan membahas tentang teori induksi magnet, gaya lorentz, serta pemanfaatan gaya lorentz pada motor listrik. Sobat guru akan mendapatkan materi induksi magnet dan gaya lorentz ini pada mata pelajaran IPA SMP Kelas 9.

Induksi  Magnet

Hans Christian Oersted (1820) yang menunjukkan bahwa arus listrik dapat menimbulkan medan magnet. Dengan mengamati pergerakan jarum kompas setelah kita meletakkannya di dekat kabel yang mempunyai arus listrik . Percobaan ini  dikenal dengan Percobaan Oersted.

Bagaimana arah medan magnet dan arah arus listrik?

Kita dapat menunjukkan arah medan magnet dan arah arus dengan menggunakan kaidah tangan kanan.

Arus listrik ditunjukkan dengan huruf I dan medan magnet ditunjukkan dengan huruf B.

Jika pada kawat lurus, medan magnet terbentuk melingkari arah arus, pada kumparan medan magnet tampak melingkari kabel, tetapi pada kumparan medan magnetnya seolah-olah membentuk kutub utara dan selatan pada ujung-ujungnya, persis seperti pada magnet batang.

 

Gaya Lorentz

Gaya lorentz terjadi jika kawat berarus  berada dalam medan magnet . Beberapa faktor yang mempengaruhi besar Gaya lorentz adalah arus listrik, besar medan magnet, dan juga panjang kawat berarus.

  • Jika kita memperbesar arus listrik , maka akan menghasilkan gaya Lorentz yang semakin besar.
  • Semakin besar medan magnet, maka akan menghasilkan gaya Lorentz yang semakin besar.
  • Jika panjang kawat berarus yang ada dalam medan magnet semakin panjang, maka akan menghasilkan gaya Lorentz yang juga semakin besar.
Baca Juga :  Jawaban Uji Kompetensi IPA Kelas 9 Halaman 45

Kita bisa menuliskan besarnya gaya Lorentz sebagai berikut :

F = B x I x L

dengan:

F = gaya Lorentz (newton)

B = medan magnet (tesla)

I = kuat arus listrik (ampere)

L = panjang kawat berarus yang masuk ke dalam medan magnet (meter)

Bagaimana menentukan arah gaya Lorentz?

Kita bisa menentukan arah gaya Lorentz dengan menggunakan kaidah tangan kanan. Perhatikan arah gaya lorentz pada gambar berikut :

 

Contoh Soal Gaya Lorentz

  1. Sebuah kawat tembaga sepanjang 10 m mengalir arus listrik sebesar 5 mA. Jika kawat tembaga tersebut tegak lurus berada dalam medan magnet sebesar 8 tesla, berapakah gaya Lorentz yang timbul?
  2. Jika  kawat tembaga sepanjang 2 m  yang oleh dan dialiri arus listrik menghasilkan gaya Lorentz sebesar 2 mA adalah 12 N, maka berapakah besar medan magnet yang melingkupi kawat tembaga tersebut ?

Penerapan Gaya Lorentz pada Motor Listrik

Motor listrik memiliki beberapa komponen seperti magnet tetap dan kumparan. Jika ada arus listrik yang mengalir pada kumparan yang terletak dalam medan magnet, maka kumparan tersebut akan mengalami gaya Lorentz sehingga kumparan akan berputar. Tiap-tiap ujung kumparan yang kita bentuk melingkar maka kumparannya dapat berputar dengan stabil

Penutup

Demikian pembahasan tentang Induksi Magnet dan Gaya Lorentz  materi IPA SMP Kelas 9 . Semoga bermanfaat!

Pencarian Populer : medan magnet paku dililit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.