Blockchain
Apa Kegunaan dari Blockchain

Apa Kegunaan Dari Blockchain serta Bagaimana Cara Kerjanya

Gurune.net – Apa Kegunaan Dari Blockchain serta Bagaimana Cara Kerjanya. Blockchain sendiri terdiri dari gabungan 2 kata, ialah block yang mempunyai makna kelompok kemudian chain yang mempunyai makna rantai.

Penamaan ini mencerminkan metode kerja dari blockchain yang memakai sumber energi dari pc untuk menghasilkan blok- blok yang tersambung satu dengan yang lain dengan tujuan mengeksekusi transaksi.

Apakah yang Diartikan dengan Blockchain

Dilihat dari namanya, blockchain ini ialah rantai blok urut yang dirangkai dan didistribusikan bersama. Tiap blok terdiri dari ledger ataupun (buku besar) dan memliki 3 elemen, ialah informasi, hash, serta hash dari blok yang sebelumnya.

Informasi yang digunakan pada teknologi ini tergantung pada tujuan dari dibuatnya blockchain itu sendiri. Contohnya, dalam bitcoin informasi blok berisikan segala perinci transaksi, mulai dari pengirim, penerima serta jumlah koin.

Akhirnya teknologi Blockchain ini bermanfaat untuk mencatat segala transaksi dari seluruh tipe koin yang berbasis crypto.

Kegunaan Teknologi Blockchain

Teknologi blockchain bisa difungsikan di bidang keuangan. Sebab, teknologi ini dapat diibaratkan semacam buku kas digital yang bisa diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja dengan gampang tanpa butuh meinta persetujuan lembaga keuangan seperti bank.

Teknologi blockchain secara tidak langsung sudah mempermudah segala proses transaksi. Transaksi pula lebih nyaman serta transparan sehingga bisa meminimalisasi penyelewengan informasi, semacam suap maupun korupsi.

Blockchain ini pula bisa digunakan dalam bidang selain finansial. Buktinya, pada tahun 2018, McKinsey sempat menghasilkan tabel kesempatan blockchain yang digunakan ke bermacam bidang, semacam telekomunikasi, properti, media, kedokteran, serta pertanian.

Baca Juga :  20+ Bingkai Foto Hari Anak Nasioal 2021, Gratis Dan Keren Abis !!

Kelebihan Blockchain

Blockchain sendiri ialah teknologi yang terbilang efisien dalam menaruh jejak data dan transaksi. Apalagi sistemnya teruji lebih nyaman serta transparan.

Dalam artian transparan ialah dikala melaksanakan transaksi lagi dicoba, public acces tersebut bisa dilihat oleh segala pihak tanpa butuh melaksanakan login.

Sehingga seluruh data maupun koin apapun yang dipunyai pengguna tidak bisa digunakan tanpa sepengetahuan pemiliknya. Perihal ini sangat berbeda dengan sistem perbankan.

Kelebihan yang kedua merupakan keamanan informasi yang lebih baik dibanding yang lain. Database dari blockchain bertabiat tambahan saja, sehingga cuma dapat meningkatkan tetapi tidak dapat diperbaiki.

Sistem blockchain sangat susah ditembus oleh para peretas. Serta masih banyak lagi kelebihan yang dimiki oleh teknologi bernama Blockchain ini.

Kekurangan dari Blockchain

Seluruh teknologi tidak dipungkiri tentu terdapat kekurangannya tidak terkecuali Blockchain ini, kekurangan dari Blockchain yang awal ialah mempunyai bayaran yang mahal.

Meski teknologi blockchain ini dapat merendahkan bayaran transaksi, tetapi proses pembuatan sistem ini cuma bisa dikerjakan oleh sebagian orang saja.

Teknologi yang dapat dibilang baru ini masih mempunyai sedikit tenaga pakar provesional di bidang blockchain. Perihal inilah yang membuat proses pembuatannya sangat mahal.

Bukan cuma itu saja teknologi ini pula dibilang tidak ramah lingkungan, Apabila Sobat melihat pada orang yang melaksanakan mining bitcoin, tenaga listrik yang disantap oleh pc yang luar biasa mutahir itu sangat besar.

Anggap saja, satu buah pc dapat memakai sumber energi setara dengan 100 pc biasa pada biasanya buat melaksanakan mining.

Sehingga banyak para pecinta alam yang menyadari kemudian memprotes kepada penambang bitcoin sebab proses penamabangan yang dikira tidak ramah lingkungan.

Baca Juga :  Apa yang Dimaksud dengan Ethereum dan Sejarahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.