Hukum Dasar Kimia – Materi Kimia Kelas 10 Semester 2

gurune.net – Hukum Dasar Kimia – Materi Kimia Kelas 10 Semester 2. Halo sobat guru, pada mata pelajaran kimia kelas 10 salah satu materinya adalah hukum dasar kimia. Kali ini gurune akan membahas hukum kekekalan massa, Hukum Perbandingan tetap (proust) , Hukum kelipatan perbandingan dan Hukum perbandingan volume.

Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier)

Antoine Laurent Lavoisier  menyelidiki massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi. Lavoisier menimbang zat sebelum bereaksi, kemudian menimbang hasil reaksinya. Ternyata massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama.

Contoh :

Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust)

Senyawa yang sama meskipun berasal dari daerah berbeda atau cara pembuatannya berbeda ternyata mempunyai komposisi yang sama. Contohnya, hasil analisis terhadap garam natrium klorida dari berbagai daerah sebagai berikut.

Sebagaimana ditunjukkan dalam perhitungan di atas, bahwa perbandingan massa Na terhadap Cl ternyata tetap, yaitu 1 : 1,54. Jadi, senyawa tersebut memenuhi hukum Proust.

Hukum Kelipatan Perbandingan (Hukum Dalton)

Hukum Proust dikembangkan oleh para ilmuwan salah satunya adalah John Dalton (1766 – 1844). Dalton mengamati adanya suatu keteraturan yang terkait dengan perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa.

Untuk memahami hal ini, perhatikan tabel hasil percobaan reaksi antara nitrogen dengan oksigen berikut. Dengan massa oksigen yang sama, ternyata perbandingan massa nitrogen dalam senyawa nitrogen dioksida dan senyawa nitrogen monoksida merupakan bilangan bulat dan sederhana.

Hukum Perbandingan Volum (Hukum Gay – Lussac)

Josep Louis Gay Lussac dari Perancis menyelidiki hubungan antara volum gas-gas dalam suatu reaksi kimia. Ia menemukan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama, satu volum gas oksigen bereaksi dengan dua volum gas hidrogen menghasilkan dua volum uap air.

Baca Juga :  Keunikan Unsur Karbon. Materi Kimia Kelas 10

Dari data percobaan tersebut Gay Lussac menyimpulkan:

Hipotesis Avogadro

Hipotesis Avogadro berbunyi :

Berdasarkan hipotesis tersebut, sobat guru dapat menentukan jumlah molekul gas lain jika salah satu volumnya diketahui yakni melalui perbandingan koefisien pada reaksi yang sudah setara.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.