Jawaban Dari Lestarikan Hewan Langka

gurune.net – Apakah kamu masih ingat cara bermain Lompat Katak menggunakan bola kecil? Hari ini kamu dan teman-temanmu akan mempraktikkan kembali permainan Lompat Katak tersebut. Semakin sering berlatih, tentunya akan membuat kamu semakin terampil. Sebelum bermain, diskusikan kembali secara berpasangan bagaimana cara memainkan permainan tersebut. Yuk kita simak artikel jawaban dari Lestarikan Hewan Langka.

 

Diskusikan strategi yang akan kamu terapkan agar dapat melakukan permainan dengan baik secara berkelompok.

Tuliskan hasil diskusimu pada kolom berikut.

Sebelum memulai kegiatan siswa melakukan pemanasan dengan mempraktikkan gerakan non lokomotor:

1.       Memutar pinggang
2.       Menekuk badan, tangan, dan kaki,
3.       Memiringkan badan
4.       Membentang tangan dan kaki
5.       Memutar badan menghadap ke kiri, ke kanan, dan ke belakang.
6.       Minta satu/beberapa siswa untuk memimpin pemanasan di depan teman- teman yang lain.

 

Bahan yang dibutuhkan

Bola kecil 2
Kardus 2

Lestarikan Hewan Langka

 

Cara bermain

Kelas dibagi menjadi dua kelompok.    
Setiap kelompok berbaris.·        
Letakkan bola sekitar 3 meter di depan setiap
barisan.·        
Letakkan kardus sekitar 3 meter dari bola.·        
Setiap anggota kelompok harus melompat katak menuju ke arah bola.·        
Siswa mengambil bola dan melemparkan bola ke dalam kardus yang berjarak 3 meter dari siswa.·        
Anggota kelompok yang telah memasukkan bola berjalan ke arah belakang barisan.·        
Anggota berikutnya mendapat giliran.·        
Kelompok yang memasukkan bola lebih banyak adalah pemenangnya.

Ayo Berdiskusi!

Sebelumnya kamu telah belajar bagaimana membuat pertanyaan yang baik untuk wawancara. Kamu juga telah menyortir pertanyaan, berlatih melakukan wawancara dengan teman, dan mengetahui sikap dan keterampilan dalam melakukan wawancara. Diskusikan kembali secara
berkelompok sikap dan keterampilan yang baik dalam melakukan wawancara. Tuliskan hasil diskusi dalam bentuk peta pikiran pada kolom berikut.

Ciri Pertanyaan yang baik adalah sebagai berikut.

1.      Sesuai topik
2.      Jawabannya bukan iya dan tidak
3.      Antar pertanyaan berkesinambungan
4.      Menggali lebih banyak informasi
5.      Bahasa yang benar
6.      Pertanyaan fokus atau tepat sasaran
7.      Diawali dengan apa, siapa, dimana, kapan, mengapa dan bagaimana

Agar hasil wawancara maksimal, maka pewancara perlu memperhatikan hal-hal penting berikut, baik sebelum melakukan wawancara, ketika melakukan wawancara, maupun setelah melakukan
wawancara.

A.      Sebelum Melakukan Wawancara

Berikut hal yang melakukan wawancara 

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan wawancara antara lain:

1.  Buat janji dan minta kesediaan narasumber untuk diwawancarai.
2. Tunjukkan kesan yang baik, misalnya datang tepat waktu.
3. Berpakaian dengan sopan.
4. Berbicara dan bersikap sopan.
5. Menyiapkan daftar pertanyaan yang sesuai dengan pokok permasalahan.
6. Pertanyaan yang baik mengandung unsur ADIK SIMBA (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana).
7. Berlatih agar tidak selalu membaca pertanyaan yang telah disusun.

B.      Ketika Sedang Melakukan Wawancara

Berikut hal – hal yang sedang melakukan wawancara

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika sedang melakukan wawancara antara lain:

1.      Perkenalkan diri sebelum wawancara.
2.      Sampaikan tujuan wawancara.
3.      Mulai wawancara dengan pertanyaan yang ringan.
4.      Cairkan suasana dengan menanyakan tentang kegemaran tokoh.
5.      Jika suasana sudah cair, baru hubungkan denganpersoalan yang menjadi topik wawancara.
6.      Sebutkan nama narasumber secara lengkap.
7.      Bawa buku catatan, alat tulis, atau alat perekam saat melakukan wawancara.
8.      Dengarkan pendapat dan informasi dari narasumber secara saksama.
9.      Hindari menyela agar keterangan tidak terputus.
10.  Hindari minta pengulangan jawaban dari narasumber.
11.  Hindari pertanyaan yang berbelit-belit.
12.  Hormati petunjuk narasumber.
13.Hindari pertanyaan yang menyinggung dan menyudutkan narasumber.
14.  Mampu mengambil kesimpulan dan tidak semua jawaban dicatat.

C.     Setelah Melakukan Wawancara

Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah melakukan wawancara antara lain:

1.      Mohon diri.
2.      Ucapkan terima kasih.
3.      Sampaikan permohonan maaf jika selama wawancara ada hal yang kurang berkenan.

Sebelum melakukan kegiatan tersebut, kamu akan belajar tentang cara menulis laporan berdasarkan hasil wawancara.

Format Menulis Laporan Hasil Wawancara

       I.       Latar Belakang

Menuliskan alasan melakukan wawancara.

Contoh:

Kami siswa kelas 4 mendapat tugas untuk melakukan wawancara tentang tumbuhan dan hewan
kepada masyarakat di sekitar tempat tinggal kami.

     II.       Maksud dan Tujuan

Menuliskan maksud dan tujuan dilakukan wawancara.

Contoh:

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggali informasi lebih lanjut dan memperdalam
pemahaman kami tentang berbagai hewan dan tumbuhan di sekitar tempat tinggal kami, yang meliputi karakteristik tumbuhan dan hewan dan kaitannya dengan tempat hidupnya serta hak dan tanggung jawab terhadap lingkungan.

   III.       Topik Wawancara

Menuliskan topik wawancara

Contoh:

Tumbuhan dan Hewan  di Sekitarku

  IV.       Waktu dan Tempat Kegiatan

Menuliskan waktu dan tempat wawancara.

Contoh: 

Wawancara ini dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal : Sabtu, 19 November 2016
Waktu : pukul 08.00 – 09.00
Tempat : Kampung Mekar Jaya

    V.       Laporan Hasil Wawancara

Menuliskan narasumber, pewawancara dan hasil wawancara.

Contoh:

–         Narasumber : Bapak Kurniawan
–         Pewawancara: Lani
–         Hasil Wawancara

Pada hari Sabtu, 19 November 2016, pukul 08.00 – 09.00, saya melakukan wawancara kepada
Bapak Kurniawan tentang tumbuhan di sekitar tempat tinggalku …..

  VI.       Kesimpulan

Menuliskan kesimpulan

Kesimpulan:
Melestarikan tumbuhan dan hewan merupakan tugas dan kewajiban kita sebagai manusia. Kita perlu menjaga keseimbangan dan kelestarian hewan-hewan langka untuk keberlangsungan kehidupan dimuka bumi serta dapat melestarikan keanekargaman hayati yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat. Tulis apa saja yang kamu ketahui terkait dengan tumbuhan dan hewan langka.

Presentasikan hasil yang telah kamu tulis dalam kelompok.

Baca teks berikut.

Lestarikan Hewan Langka

Pelestarian hewan langka bertujuan agar hewan tersebut tidak mengalami kepunahan.  Kelestarian hewan sangat bermanfaat untuk kelangsungan hidup manusia. Sebagai warga negara kita mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk melindungi dan melestarikan hewan-hewan langka tersebut. Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga hewan langka, antara lain:

1.      melakukan penangkaran hewan langka untuk Lestarikan Hewan Langka.
2.   mendirikan tempat-tempat perlindungan hewan langka, misal: suaka margasatwa, cagar alam, kebun binatang, dan taman nasional.

Dengan melindungi hewan langka kita dapat:

1.      menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan di muka bumi tetap berjalan dengan baik;
2. melestarikan keanekaragaman hayati yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat;
3.     memenuhi kebutuhan masyarakat, misalnya untuk bahan pangan dan obat-obatan.

Jawab pertanyaan berikut.

1.      Mengapa kita perlu melestarikan hewan langka?

Karena hewan-hewan langka saat ini jumlahnya semakin sedikit, jika tidak dilestarikan hewan-hewan tersebut akan punah.

2.      Apa yang terjadi jika terdapat hewan yang punah?

Apabila terdapat hewan punah maka akan mempengaruhi kelangsungan hidup makhluk hidup lainnya, sehingga menyebabkan ketidak seimbangan di dalam ekosistem tersebut.

3.      Apa yang bisa kita lakukan sebagai warga negara untuk melestarikan hewan langka?

Kita dapat menghimbau kepada masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara menjaga agar hewan tidak mengalami kepunahan.

4.      Tuliskan himbauanmu kepada masyarakat agar melestarikan hewan langka.

Manfaat melestarikan hewan langka berarti melaksanakan kewajiban kita terhadap makhluk lainnya. Marilah mulai saat ini kita peduli dengan kelestarian hewan-hewan yang ada di sekitar kita.

5.      Apa kaitan antara kewajiban sebagai warga negara dengan pelestarian hewan langka?

Sebagai warga negara yang baik kita wajib ikut dalam menjaga alam sekitar. Contohnya ialah hewan yang punah.kita harus berusaha untuk mencegah kepunahan supaya alam kita masih terjaga dan menjaga keanekaragaman flora dan fauna.

6.      Apa yang terjadi jika kewajiban tersebut tidak dilaksanakan?

Jika kewajiban warga negara dalam pelestarian hewan langka tidak dilaksanakan maka hewan akan mengalami kepunahan dan keragaman fauna akan berkurang.

Demikianlah pembahasan Bacaan Lestarikan Hewan Langka.Semoga bermanfaat

Materi Terkait


Tinggalkan komentar